Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2026

Menuju Panggung Dunia : Pesta Buah dan Bunga Tanah Karo Lebih dari Sekadar Warna

Momen peresmian dan antusiasme ribuan warga di pembukaan Festival Bunga dan Buah Karo 2026, Taman Mejuah‑juah, Berastagi

 



BinasumutNews



LEBIH DARI SEKADAR PESTA WARNA: FESTIVAL BUNGA & BUAH KARO MENUJU PANGGUNG DUNIA

 

Oleh : Admin BinasumutNews


BinasumutNews|Berastagi – Di dataran tinggi yang selalu sejuk dan menyimpan keajaiban kesuburan, Festival Bunga dan Buah Karo kembali hadir bukan sekadar sebagai perayaan tahunan, melainkan bukti nyata kekayaan budaya dan potensi ekonomi yang siap bersinar di kancah internasional.

 

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi untuk terus mendampingi dan mengembangkan ajang ini menjadi event berkelas dunia. Pernyataan itu disampaikan saat membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kamis (30/7/2026). Kehadiran Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, perwakilan konsulat jenderal negara sahabat, serta ribuan wisatawan dan warga yang memadati lokasi menjadi bukti besarnya antusiasme terhadap kebanggaan Tanah Karo ini.

 

 

 

📝Apa Makna di Balik Kemeriahan Ini? 

 

Banyak yang melihat festival ini hanya sebagai pawai warna-warni dan buah segar. Padahal, akarnya menancap jauh lebih dalam sejak awal 1980-an.

 

Festival ini lahir dari hati yang penuh syukur masyarakat Karo kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas karunia tanah yang subur, air yang bersih, dan iklim yang pas untuk menumbuhkan beragam tanaman langka dan buah lezat. Di tangan yang tepat, rasa syukur itu kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi.

 

Kini, ajang ini menjadi jembatan: menghubungkan petani dengan pasar global, memperkenalkan keunikan budaya leluhur kepada tamu mancanegara, sekaligus membuktikan bahwa Sumatera Utara memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan destinasi wisata dunia lainnya.

 

 

 

🎉 Apa Saja Yang Bisa Ditemui di Festival Ini? 

 

Tahun ini, pengunjung disuguhi deretan acara yang menyentuh hati sekaligus menggerakkan roda ekonomi:

 

- Karnaval Mobil Hias: Karya seni raksasa yang seluruhnya terbuat dari susunan bunga dan buah khas Karo.

- Pameran & Kemitraan: Produk unggulan pertanian, kreasi UMKM, hingga pertemuan peluang bisnis antar pelaku usaha.

- Seni & Budaya: Penampilan tarian tradisional dan lomba yang melestarikan identitas asli Tanah Karo.

- Tradisi Berbagi: Momen makan buah dan olahan hasil bumi secara gratis bersama seluruh pengunjung, sebagai simbol keramahan dan kebersamaan.

 

 

 

🤝 Warna Tanah Karo Untuk Indonesia 🇮🇩

 

Pemerintah daerah berharap perpaduan antara potensi pertanian, pesona wisata, dan semangat koperasi ini terus berjalan beriringan. Semoga Festival Bunga dan Buah Karo tidak hanya menjadi tontonan semata, melainkan menjadi penggerak ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat di sekitarnya.

 

Mari kita rawat kekayaan alam dan budaya yang kita miliki, karena dari keindahan yang sederhana di tanah kelahiran, nama Sumatera Utara bisa terukir indah di mata dunia.

 

 

 

Sumber : Diskominfo Sumut,Pemkab Karo


BinasumutNews - Berita Terpercaya dari Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026

Kahiyang Ayu, Pengurus PKK, dan DWP Sumut : Belanja Perlengkapan Sekolah Bersama Ratusan Anak Kurang Beruntung, Ramayana Tebingtinggi

Kahiyang Ayu didampingi pengurus PKK dan DWP Sumut berfoto bersama ratusan anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kota Tebingtinggi, Jumat (24/7/2026).




BinasumutNews



Kahiyang Ayu Rayakan Hari Anak Nasional: Beri Ratusan Anak Kurang Beruntung Kesempatan Pilih Perlengkapan Sekolah Sendiri



Oleh : Admin BinasumutNews

Lokasi : Medan|25/7/2026



BinasumutNews|TEBINGTINGGI – Menyambut peringatan Hari Anak Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menggelar kegiatan sosial penuh makna di Ramayana Kota Tebingtinggi, Jumat (24/7/2026). Acara ini dihadiri ratusan anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas dari lima kecamatan di wilayah Tebingtinggi.

 

Kegiatan ini mengusung tema besar "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sebagai wujud nyata kepedulian bersama antara TP PKK Provinsi Sumut, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumut, serta Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Sumut.

 

 

 

Bebas Pilih Kebutuhan Sekolah Sesuai Keinginan

 

Setiap anak yang hadir menerima voucher belanja senilai Rp500 ribu. Berbeda dengan bantuan yang biasanya sudah ditentukan jenis barangnya, kali ini anak-anak diberi kebebasan penuh untuk memilih sendiri perlengkapan sekolah yang mereka butuhkan.

 

Mulai dari seragam, baju olahraga, tas, buku tulis, hingga sepatu dan sandal, mereka bisa memilih sesuai ukuran dan selera masing-masing. Pendekatan ini bertujuan agar anak-anak merasa dihargai kemandiriannya, sekaligus belajar memanfaatkan bantuan dengan bijak.

 

Kahiyang Ayu terlihat turun langsung mendampingi anak-anak saat berbelanja. Ia menyapa satu per satu, berjabat tangan, dan memberikan dorongan semangat agar mereka tetap rajin belajar meski di tengah keterbatasan.

 

 

 

Setiap Anak Adalah Tanggung Jawab Bersama

 

Melalui siaran pers resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu menegaskan bahwa perlindungan dan kesempatan berkembang adalah hak setiap anak, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.

 

"Anak-anak yang kurang beruntung ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang, terpenuhi kebutuhan dasarnya, dan memiliki semangat yang kuat untuk menjadi generasi emas Indonesia yang tangguh di masa depan," ujarnya.

 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban kebutuhan sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa perhatian dan harapan selalu ada bagi setiap anak di Sumatera Utara.

 

 

 

Sumber: Pemprov Sumut

BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Minggu, 19 Juli 2026

Bobby Nasution Serap Aspirasi Masyarakat Saat Berkantor di Nias Barat, dan Berikan Solusi Langsung!

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berdialog santai dan akrab dengan warga serta tokoh masyarakat dalam kegiatan "Sapa Masyarakat" di Kabupaten Nias Barat, Sabtu (18/7/2026). Ia menyerap keluhan langsung dan memberikan solusi tanpa birokrasi berbelit.

 



BinasumutNews


BOBBY NASUTION BERKANTOR LANGSUNG DI NIAS BARAT: SERAP ASPIRASI, BERIKAN SOLUSI TANPA BIROKRASI BERLAPIS

 

Oleh: Tim Redaksi Binasumut

Lokasi: Kabupaten Nias Barat | 19 Juli 2026

 

BINASUMUTNEWS – Berita Terpercaya dari Sumut – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution benar-benar membuktikan janji kampanyenya: berkantor langsung di wilayah Kepulauan Nias, demi mendengar suara warga secara langsung dan memutus rantai keterlambatan pembangunan yang selama ini dirasakan di pulau terluar ini.

 

Bagi warga Nias, langkah ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah bukti bahwa pemerintah provinsi benar-benar hadir, tidak hanya mendengar laporan dari atas kertas, tapi merasakan langsung kesulitan yang dialami saudara-saudara kita di ujung barat Sumatera Utara.

 

Dalam rangkaian kunjungan kerja, Sabtu (18/7/2026), Bobby menggelar kegiatan "Sapa Masyarakat" di Kabupaten Nias Barat. Ia duduk setara berdialog tatap muka dengan nelayan tradisional, tokoh agama, tokoh adat, hingga warga biasa. Keluhan diserap langsung, dan keputusan solusi pun diberikan di tempat—tanpa harus menunggu berbulan-bulan di kantor-kantor Medan.

 

 

 

📢 TIGA KELUHAN UTAMA YANG DISAMPAIKAN WARGA

 

Dari pertemuan hangat tersebut, tercatat tiga hal yang paling mendesak dan menjadi beban warga selama ini:

 

- Nelayan terhambat: Sulit meningkatkan hasil tangkapan karena minimnya alat tangkap modern, perahu yang masih sederhana, dan belum ada dukungan pendukung melaut yang memadai.

- Infrastruktur putus: Kerusakan parah jalan dan jembatan antarwilayah membuat warga kesulitan bergerak, hasil bumi sulit dijual, dan pelayanan kesehatan sering terlambat.

- Fasilitas ibadah kurang: Banyak rumah ibadah membutuhkan perbaikan dan fasilitas tambahan demi kenyamanan jamaah.

 

 

 

✅ SOLUSI KONKRET YANG LANGSUNG DIPUTUSKAN

 

Bobby tidak hanya mendengar, tapi langsung menandai langkah nyata yang akan segera dijalankan:

 

1. BANTUAN KHUSUS NELAYAN

 

Pemprov Sumut segera menyalurkan dukungan lengkap:

 

- Mesin perahu dan genset kapal untuk memperluas jangkauan melaut

- Alat tangkap dan jaring yang lebih layak dan memadai

- Bantuan modal usaha agar operasional lebih lancar dan pendapatan meningkat

 

2. JALAN PENGHUBUNG NIAS SELATAN – NIAS BARAT DIMULAI AGUSTUS 2026

 

Menjawab keluhan paling mendesak:

 

- Pembangunan jalan dan jembatan jalur barat antarkabupaten resmi dimulai bulan depan, Agustus 2026

- Anggaran khusus sudah disiapkan, sehingga wilayah Nias tidak lagi terisolasi satu sama lain

 

3. BANTUAN SARANA KEAGAMAAN

 

Bantuan finansial tunai langsung disiapkan untuk renovasi dan pemenuhan fasilitas Masjid Al Uswah, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kenyamanan beribadah dan keharmonisan masyarakat.

 

 

 

💬 PENGHARGAAN WARGA: "TAK PERLU JAUH KE MEDAN, SOLUSI SUDAH ADA DI SINI"

 

Langkah ini disambut sangat antusias dan haru. Warga menyebut ini sebagai terobosan yang memotong birokrasi panjang: "Dulu harus kirim surat, tunggu berbulan-bulan, belum tentu sampai. Sekarang Bapak Gubernur datang sendiri, dengar keluhan kami, dan besok sudah ada jalan keluar."

 

Kehadiran ini menegaskan satu hal: Pembangunan Sumatera Utara merata. Tidak hanya berpusat di daratan utama atau kota besar, tapi tangan pemerintah juga menjangkau pulau terluar, pelosok desa, dan setiap warga yang membutuhkan.

 

BinasumutNews akan terus memantau perkembangan penyaluran bantuan dan pengerjaan infrastruktur ini, serta melaporkan kembali manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Nias.

 

 

 

Sumber Rilis Resmi: Pemprov Sumut

Sajian Lengkap & Konteks Lokal: BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Gubsu Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jalan Jalur Barat Nias Mulai Agustus 2026

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi pejabat terkait meninjau langsung kondisi kerusakan struktur lantai Jembatan Lahomi di Kecamatan Lolowau, Nias Selatan, Minggu (19/7/2026). Jembatan vital penghubung jalur barat Nias Selatan–Nias Barat ini kondisinya sudah darurat dan akan segera diperbaiki mulai Agustus 2026.

 



BinasumutNews


AKHIRNYA DIMULAI AGUSTUS 2026! JALUR BARAT NIAS SELATAN–NIAS BARAT AKAN DIBENAHI MENYELURUH

 

Oleh: Tim Redaksi Binasumut

Lokasi: Kecamatan Lolowau, Nias Selatan | Tanggal: 19 Juli 2026

 

BINASUMUTNEWS – Berita Terpercaya dari Sumut – Kabar yang ditunggu warga Nias selama puluhan tahun akhirnya terjawab! Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi memastikan proyek pembangunan jalan dan jembatan penghubung jalur barat antara Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat akan dimulai secara penuh pada bulan depan, Agustus 2026.

 

Kepastian ini disampaikan langsung Bobby saat meninjau lokasi rute di Kecamatan Lolowau, Nias Selatan, di tengah rangkaian kunjungan kerja khusus ke wilayah Kepulauan Nias. Bagi saudara kita di ujung barat pulau ini, langkah ini bukan sekadar perbaikan aspal, melainkan pintu gerbang menuju perubahan nasib yang lebih baik.

 

 

 

📋 RINCIAN PROYEK DAN JADWAL PENGERJAAN

 

Proyek yang selama ini dianggap mimpi jauh kini digarap serius oleh Pemprov Sumut dengan tahapan jelas:

 

- ✅ Target Mulai: Pengerjaan fisik resmi dimulai tepat pada Agustus 2026

- ✅ Tahap Pertama: Fokus pembenahan jalan dari Kecamatan Lolowau menuju perbatasan Nias Barat sepanjang 2,3 kilometer

- ✅ Perbaikan Darurat Jembatan Lahomi: Gubernur meninjau langsung kerusakan struktur yang sudah sangat parah. Saat ini jembatan hanya ditahan sementara dengan batang kelapa demi keamanan, dan akan segera diperbaiki menyeluruh karena kondisinya sudah mendesak

- ✅ Sistem Bertahap: Pengerjaan dilakukan berjenjang agar kualitas terjamin dan akses darurat warga tetap berjalan selama proses berlangsung

 

 

 

🚀 DAMPAK BESAR YANG AKAN DIRASAKAN WARGA

 

Kabar ini disambut sukacita luar biasa. Jalur ini selama ini menjadi penghalang utama kemajuan:

 

- 🔹 Ekonomi Bergerak: Memangkas waktu tempuh berjam-jam, menurunkan biaya angkut hasil panen dan kebutuhan pokok, sehingga harga jual warga lebih layak dan biaya hidup lebih ringan

- 🔹 Potensi Wisata Terbuka: Pantai barat Nias yang punya keindahan kelas dunia kini bisa dijangkau wisatawan, membuka lapangan kerja baru bagi pengusaha lokal dan pemandu wisata

 

 

 

🤝 TIDAK HANYA JALAN: PERHATIAN LAIN UNTUK WARGA NIAS

 

Bersamaan dengan proyek ini, Gubernur juga menjawab kebutuhan mendasar lain:

 

- Irigasi Pulih: Pemprov siap memulihkan saluran irigasi yang mengairi 500 hektare sawah, agar petani kembali bisa menanam dengan tenang dan hasil melimpah

- Kesehatan Terjangkau: Segera dikerahkan Bus Operasi Mobile Pemprov Sumut untuk melayani warga desa terpencil yang sulit menjangkau puskesmas

 

Pembangunan jalur barat ini menjadi bukti nyata: kemajuan Sumatera Utara tidak hanya berhenti di daratan utama, tapi sampai ke pulau terluar dan warga yang selama ini tertinggal. BinasumutNews akan terus memantau perkembangan pengerjaan sampai selesai.

 

 

 

Sumber Rilis Resmi: Pemprov Sumut

Sajian Lengkap & Konteks Lokal: BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Sabtu, 18 Juli 2026

Gubernur Bobby Nasution Revitalisasi Situs Megalitik Tetegewo Nias Selatan

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone meninjau langsung lokasi Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao'ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (17/7/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemprov Sumut merevitalisasi warisan purba sekaligus membuka peluang kerja sama internasional untuk mengembangkannya sebagai destinasi wisata sejarah unggulan.

 



BinasumutNews


Oleh : Admin




GUBERNUR BOBBY NASUTION KOMITMEN REVITALISASI SITUS MEGALITIK TETEGEWO BIAS SELATAN DIDUKUNG KERJASAMA INTERNASIONAL

 

MEDANBinasumutNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen penuh untuk memulihkan dan mengembangkan Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao'ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution saat meninjau lokasi bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, pada Jumat (17/7/2026) sore.

 

 

 

TUJUAN UTAMA PENGEMBANGAN

 

Langkah revitalisasi ini bertujuan ganda:

✅ Melestarikan warisan leluhur: Menjaga keberadaan situs dan artefak batu purba berusia ribuan tahun sebagai bukti peradaban Nias

✅ Menjadikan destinasi kelas dunia: Mengangkat kawasan Tetegewo menjadi ikon wisata sejarah unggulan yang dikenal secara global

 

CAKUPAN PENATAAN MENYELURUH

 

Pemprov Sumut akan melakukan pembenahan secara menyeluruh, meliputi:

 

- Perbaikan infrastruktur akses menuju lokasi situs

- Penataan lingkungan dan pelestarian benda cagar budaya

- Peningkatan sistem manajemen dan pengelolaan kawasan yang lebih teratur dan berkelanjutan

 

DAMPAK BAGI MASYARAKAT LOKAL

 

Proyek ini ditargetkan tidak hanya menjaga nilai sejarah, tetapi juga membawa dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar. Melalui sektor pariwisata yang berkembang, diharapkan terbuka peluang kerja, usaha lokal, dan peningkatan taraf hidup masyarakat Nias Selatan.

 

DUKUNGAN KERJASAMA INTERNASIONAL

 

Kunjungan bersama Dubes Prancis Fabien Penone menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama strategis. Dukungan internasional ini diharapkan dapat memperluas promosi budaya dan pariwisata Nias ke kancah dunia, serta mendorong dukungan teknis maupun investasi pengembangan situs.

 

 

 

Sumber : Rilis resmi PemprovSu

BinasumutNews - Berita Akurat, Terpercaya dari Sumut

Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu Bertemu Konjen Jepang: Buka Kerjasama Budaya dan Ekonomi Kreatif






 

Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu beserta rombongan berfoto bersama Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru (kiri), serta berdiskusi memperkuat kerja sama budaya dan ekonomi kreatif, pada Kamis (16/7/2026).




BinasumutNews


KUNJUNGAN STRATEGIS KETUA DEKRANASDA SUMUT KE KONJEN JEPANG: BUKA PELUANG PASAR GLOBAL BUDAYA DAN EKONOMI KREATIF

 

MEDAN – BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, pada Kamis, 16 Juli 2026. Langkah ini bukan sekadar pertemuan kenalan, melainkan jembatan emas untuk membawa potensi asli Sumut bersaing di kancah internasional.

 

Bagi ribuan pengrajin, pelaku UMKM, dan pelaku wisata di seluruh pelosok Sumatera Utara, kesempatan ini adalah harapan nyata agar karya anak bangsa tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga dihargai di Negeri Sakura dan pasar dunia.

 

 

 

🇮🇩🇯🇵 MEMPERKENALKAN KEKAYAAN SUMUT KE NEGERI SAKURA

 

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh harapan, Kahiyang Ayu memaparkan langsung keunggulan daerah yang tak tertandingi:

 

- Kekayaan Budaya & Kerajinan: Kain wastra dan tenun khas Batak, Melayu, Nias, serta etnis lain yang dibuat dengan tangan penuh ketelatenan dan nilai sejarah tinggi

- Produk Unggulan UMKM: Makanan khas, olahan hasil hutan dan laut, serta kreasi warga yang siap memenuhi standar kualitas pasar global

- Destinasi Wisata Kelas Dunia: Mulai dari keagungan Danau Toba sebagai ikon pariwisata nasional, hingga keunikan budaya dan keindahan alam Kepulauan Nias yang belum banyak terjamah

 

Kahiyang juga menyoroti keberhasilan Dekranasda Sumut saat tampil memukau di ajang bergengsi World Expo 2025 Osaka, yang kini menjadi modal kuat membangun kepercayaan mitra luar negeri.

 

 

 

🤝 APRESIASI & KOMITMEN KERJASAMA NYATA

 

Konsul Jenderal Furugori Toru sangat mengapresiasi keragaman budaya yang hidup harmonis di Sumatera Utara serta kekayaan alam yang luar biasa. Ia pun menyambut baik rencana kerja sama dan mengundang jajaran Dekranasda Sumut berkunjung langsung ke Jepang guna:

 

- Membuka akses pasar lebih luas bagi produk kerajinan dan makanan lokal

- Menyusun program pertukaran budaya dan promosi pariwisata bersama

- Menjajaki peluang investasi di sektor ekonomi kreatif

 

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik: tak hanya pertukaran budaya, tapi juga membawa kesejahteraan nyata bagi pengrajin, pelaku usaha, dan masyarakat Sumatera Utara secara luas. BinasumutNews akan terus memantau tindak lanjut kerja sama ini.

 

 

 

Sumber Rilis Resmi: Diskominfo Sumut & Dekranasda Provinsi Sumatera Utara

Sajian Lengkap & Konteks Lokal: BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Rabu, 15 Juli 2026

Mentan Amran Sulaiman Ajak Mahasiswa USU Kawal Keberlanjutan Swasembada Pangan, Sumut Jadi Kontributor Utama

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Tengah) , Wakapolda Sumut, dan pejabat terkait berdiri khidmat di hadapan ratusan mahasiswa yang menghadiri kuliah umum tersebut.

 



BinasumutNews


Oleh; Admin

Tanggal: 15 Juli 2026




Mentan Amran Sulaiman Ajak Mahasiswa USU Kawal Keberlanjutan Swasembada Pangan, Sumut Jadi Kontributor Utama

 

MEDAN, 15 Juli 2026 – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman secara resmi mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengambil peran strategis mengawal keberlanjutan swasembada pangan nasional.


Hal ini disampaikannya dalam kuliah umum yang digelar di Auditorium USU, Rabu (15/7/2026).

 

Dalam pemaparannya, Mentan menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu kontributor utama sekaligus motor penggerak terbesar di balik keberhasilan Indonesia mencetak rekor lompatan sektor agraris yang diakui dunia.

 

Capaian Luar Biasa: Swasembada Pangan dan Peran Penting Sumut

 

Mentan memaparkan bahwa pada akhir tahun 2025, Indonesia sukses mencatatkan rekor pencapaian swasembada pangan tercepat dan tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), kemajuan sektor pertanian Indonesia kini menempati peringkat kedua terbaik di dunia, tepat di bawah Brasil.

 

Sumatera Utara menjadi penyumbang terbesar dengan lonjakan kapasitas produksi yang sangat signifikan. Melimpahnya hasil panen membuat gudang Perum Bulog di Sumut yang berkapasitas 73.000 ton terisi penuh, sehingga Bulog terpaksa menyewa gudang tambahan berkapasitas 21.000 ton untuk menampung stok pangan tersebut.

 

Ajakan Generasi Muda dan Komitmen Berantas Mafia Pangan

 

Di hadapan ratusan mahasiswa, Mentan mendorong civitas akademika USU untuk berperan aktif melalui riset, pengembangan teknologi pertanian modern, serta hilirisasi komoditas agraris. Hal ini diperlukan agar kedaulatan pangan nasional tidak hanya dicapai saat ini, namun berkelanjutan ke masa depan.

 

Secara tegas, Mentan juga menegaskan komitmen pemerintah memberantas mafia di sektor pangan. Kementerian Pertanian telah menindak ribuan pelanggaran distribusi pupuk serta mencopot belasan pegawai internal yang terbukti terlibat pelanggaran, demi melindungi hak petani dan devisa negara.

 

Suasana Dinamis: Interupsi dan Dialog Terbuka

 

Kuliah umum sempat berjalan dinamis saat dua mahasiswa masuk ke dalam auditorium dengan megafon dan menyuarakan penolakan terhadap sejumlah proyek pangan yang dinilai merugikan masyarakat. Menyikapi hal itu, Mentan merespons dengan tenang dan terbuka, bahkan mengundang kedua mahasiswa naik ke podium untuk berdialog menggunakan data yang akurat.

 

Kedua mahasiswa tersebut memilih menolak ajakan diskusi dan meninggalkan lokasi, sehingga acara segera berjalan kembali kondusif.

 

Dukungan Pihak Terkait

 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, serta perwakilan Perum Bulog. Rektor USU menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kunjungan Mentan, yang dinilai menjadi inspirasi nyata bagi mahasiswa dalam membangun ketahanan pangan di tengah tantangan krisis global.

 


Sumber: Diskominfo Sumut, Kementrian Pertanian

BinasumutNews - Berita Terpercaya dari Sumut

Gubsu Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Matang, Atlet Tanpa Keluhan

Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima seragam tim olahraga Sumatera Utara dari Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, sebagai simbol dukungan penuh terhadap persiapan Porprovsu XII 2026 serta pembinaan atlet menuju PON XXII 2028.

 


BinasumutNews


Oleh : Admin

Tanggal :15 Juli 2026



Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Matang, Pastikan Atlet Bebas Keluhan



Senin, 06 Juli 2026

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Apresiasi Dukungan Pemko

Menteri Koordinator Infrastruktur AHY didampingi Wali Kota Medan Rico Waas dan jajaran terkait meninjau progres akhir pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (3/7/2026).


 


Binasumut


Medan, 06 Juli 2026



Oleh : Admin Binasumut



AHY APRESIASI PEMKO MEDAN: SEKOLAH RAKYAT TANJUNG SELAMAT SIAP OPERASI, PEMUTUS RANTAI KEMISKINAN

 

MEDAN, BINASUMUTNEWS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau progres akhir pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (3/7/2026). Fasilitas pendidikan prioritas nasional ini ditargetkan beroperasi pertengahan Juli 2026 bertepatan dengan tahun ajaran baru.

 

PROGRES PEMBANGUNAN DAN KAPASITAS SEKOLAH

 

AHY memastikan konstruksi utama sudah rampung, tinggal tahap penyelesaian akhir dan pembersihan area, serta peninggian pagar demi keamanan siswa. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 6 hektare milik Pemko Medan, dirancang sebagai unit terpadu jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas total 1.080 siswa:

 

- 540 siswa jenjang SD

- 270 siswa jenjang SMP

- 270 siswa jenjang SMA

 

Setiap kelas diisi maksimal 30 siswa. Fasilitas lengkap mencakup ruang belajar, laboratorium, asrama putra-putri, kantin, aula, amfiteater, lapangan olahraga, hingga masjid.

 

TUJUAN STRATEGIS:PEMUTUS RANTAI KEMISKINAN

 

Sekolah Rakyat adalah program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dikoordinasi Kementerian Sosial dengan dukungan teknis Kementerian PUPR. Program ini memberikan pendidikan gratis penuh dari masuk hingga lulus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, lengkap dengan asrama agar siswa bisa fokus belajar.

 

"Ini investasi masa depan bangsa, bukan sekadar bangunan fisik, tapi sumber daya manusia. Pendidikan adalah kunci nyata memutus rantai kemiskinan," tegas AHY.

 

Lulusan nantinya memiliki dua jalur pengembangan: melanjutkan pendidikan tinggi atau langsung siap kerja melalui jalur vokasi.

 

INVESTASI DAN PERAN PEMDA

 

Sekolah Rakyat Medan adalah satu dari lima unit yang dibangun di Sumatera Utara (sisanya di Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan). Setiap unit dialokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar, sehingga total investasi di Sumut mencapai Rp1,25 triliun.

 

AHY memberikan apresiasi tinggi kepada Pemko Medan yang berperan aktif sejak tahap awal penyediaan lahan hingga pembangunan infrastruktur pendukung. Wali Kota Rico Waas menambahkan, Pemko Medan telah membenahi akses jalan, sistem drainase, dan penerangan jalan umum di sekitar lokasi sekolah.

 

PESAN PENUTUP

 

AHY mengingatkan bahwa perawatan fasilitas sama pentingnya dengan pembangunan. Ia berharap sekolah ini kelak melahirkan generasi unggul yang berkontribusi membangun Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia.

 

 

 

Sumber: Rilis Resmi Dinas Kominfo Medan

Sabtu, 04 Juli 2026

Polrestabes Medan, Tempat Pemeriksaan Awal OTT KPK Bupati Langkat Syah Afandin & 6 Orang Lainnya


Gedung Polrestabes Medan menjadi lokasi pemeriksaan awal tersangka OTT KPK, 2 Juli 2026.





Binasumut


Medan, 04 Juli 2026



Oleh: Admin Binasumut



OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin dan 6 Orang Lainnya Diamankan, Pemeriksaan Awal Berlangsung di Satreskrim Polrestabes Medan

 

BINASUMUTNEWS, 4 Juli 2026 – Gedung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan secara resmi ditetapkan sebagai pusat pemeriksaan awal tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah Sumatera Utara pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Operasi senyap ini berhasil mengamankan total tujuh orang tersangka, dengan aktor utama yakni Bupati Langkat Syah Afandin.

 

Kronologi dan Lokasi Kejadian

 

Tim penyidik KPK tiba di lokasi pemeriksaan sekitar pukul 23.26 WIB, membawa sejumlah koper berisi barang bukti yang diamankan. Ruang Satreskrim di Jalan HM Said dipilih sebagai tempat memintai keterangan awal guna efisiensi proses sebelum tersangka utama diterbangkan ke Jakarta.

 

Penangkapan ketujuh orang tersebut dilakukan di tiga titik terpisah: Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan. Saat ini Bupati Langkat beserta barang bukti utama telah dipindahkan ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk proses penahanan dan penyidikan lebih lanjut.

 

Daftar Pihak Yang Terjaring Operasi

 

Dari keseluruhan tujuh orang yang diamankan, rinciannya adalah:

 

1. Penyelenggara Negara: Bupati Langkat Syah Afandin

2. Aparatur Sipil Negara (ASN): Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat

3. Pihak Swasta: Sebanyak lima orang, mencakup pengusaha kontraktor serta mantan anggota DPRD Sumut yang diduga berperan sebagai perantara dan rekanan proyek.

 

Objek Dugaan Pelanggaran dan Barang Bukti

 

Kasus utama yang dijeratkan adalah dugaan suap pengaturan komitmen fee pada proyek di lingkungan Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

 

Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi gratifikasi senilai Rp3,5 miliar yang berkaitan dengan dugaan jual-beli jabatan Camat, mutasi ASN, pengangkatan Kepala Sekolah, hingga pengadaan seragam Sekolah Dasar.

 

Saat penangkapan, tim KPK berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah serta mata uang asing dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp983 juta.

 

 

 

Sumber: Liputan Lapangan & Rilis Resmi KPK RI


Artikel disusun berdasarkan fakta terverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


PRSU ke-50 Resmi Dibuka, Wadah Promosi Potensi dan Investasi Sumatera Utara

Suasana peresmian pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 sekaligus pameran kekayaan budaya daerah, Jumat (3/7/2026). Acara ini tidak hanya menjadi etalase pembangunan dan potensi ekonomi, tetapi juga wadah memperkenalkan serta melestarikan seni dan budaya asli Sumatera Utara kepada masyarakat luas.


 


Binasumut



Medan - Sabtu, 04 Juli 2026


Pekan Raya Sumut Ke-50 Resmi Dibuka, Wagub Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Mesin Ekonomi Daerah

 

Oleh: Admin Binasumut


BINASUMUTNEWS, 3 Juli 2026 – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya secara resmi membuka Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) edisi ke-50 pada Jumat malam (3/7) di Panggung Utama PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan. Dalam kesempatan bersejarah ini, ia menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar ajang hiburan semata, melainkan etalase utama pembangunan serta wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah, menarik investasi, dan menggerakkan perekonomian Sumatera Utara.

 

Tonggak Sejarah di Usia Emas

 

Penyelenggaraan PRSU tahun ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Sumut sekaligus momentum istimewa untuk menampilkan berbagai potensi unggulan kepada masyarakat luas, investor, dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri.

 

"PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini bukan hanya panggung hiburan, tetapi ruang pertemuan investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dari sinilah kita menunjukkan kepada Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang," ujar Wagub Surya dalam sambutannya.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, PRSU berfungsi sebagai ruang temu perdagangan, investasi, teknologi, olahraga, dan inovasi. Dampak positifnya diharapkan tidak hanya terasa selama kegiatan berlangsung, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif pemerintah kabupaten dan kota se-Sumut yang menampilkan keunggulan masing-masing. Menurutnya, semangat kolaborasi antardaerah menjadi kunci utama mempercepat pembangunan dan mewujudkan Sumatera Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Pemerintah Provinsi Sumut sendiri terus mendorong pembangunan infrastruktur, memperkuat sistem ekonomi daerah, serta mengembangkan sektor olahraga sebagai industri baru yang mampu meningkatkan perekonomian melalui penyelenggaraan ajang bergengsi tingkat nasional hingga internasional.

 

31 Hari Penuh Warna, Target 300 Ribu Pengunjung

 

Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra menyampaikan, PRSU ke-50 berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan target kunjungan mencapai 300 ribu orang.

 

Seluruh 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara turut berpartisipasi, menampilkan produk unggulan, peluang investasi, hasil karya UMKM, ekonomi kreatif, serta kekayaan budaya yang beragam. Masyarakat juga disuguhkan deretan hiburan, termasuk penampilan dari 19 artis ternama nasional.

 

Tahun ini PRSU menghadirkan tiga area utama: Panggung Budaya sebagai ruang pelestarian seni dan adat istiadat, Panggung Landmark untuk ruang interaksi masyarakat, serta Panggung Utama yang menampilkan pertunjukan seni dan kompetisi kreativitas.

 

Salah satu program unggulan khusus PRSU 2026 adalah promosi khusus kopi Sumut, sebagai upaya memperkuat posisi kopi asal daerah ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan dunia, sekaligus mendorong peningkatan volume ekspor.

 

Hadir dalam acara pembukaan Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo, Plt Deputi Bidang Staf Ahli Menteri Kementerian Ekonomi Kreatif Dian Permata Sari, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Staf Ahli TP PKK Sumut Titiek Sugihariti, Ketua DWP Sumut Evi Novida, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara.

 

 

 

Sumber: Liputan Lapangan BinasumutNews



Jumat, 03 Juli 2026

Kendalikan Inflasi : Pemprov Sumut Jajaki Kemitraan Strategis dengan Rumah Tani Nusantara

Foto: Suasana audiensi antara Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap bersama jajaran Direksi PT Rumah Tani Nusantara dan perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sumut, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (3/7/2026). Pertemuan ini membahas rencana kemitraan strategis penguatan rantai pasok pangan dan pengendalian inflasi daerah.


 


Binasumut


Medan - Jumat, 03 Juli 2026



Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov sumut Jajaki Kemitraan Stategis dengan Rumah Tani Nusantara

 

MEDAN, 03 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) untuk memperkuat pengendalian inflasi daerah. Langkah ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan rantai pasok hortikultura, serta optimalisasi sistem perdagangan komoditas pangan pokok.

 

Pembahasan ini berlangsung saat Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menerima audiensi jajaran direksi PT Rumah Tani Nusantara, didampingi Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (3/7).

 

Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman Harahap menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan. Ia menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab utama menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali dan tidak membebani daya beli masyarakat, terutama saat terjadi gejolak pasokan.

 

"Kami mengapresiasi konsep yang ditawarkan. Pemerintah harus sigap mengantisipasi kekurangan stok dan lonjakan harga agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin," ujarnya.

 

PT Rumah Tani Nusantara dalam paparannya menjelaskan telah mengelola kemitraan lahan lebih dari 15.000 hektare dan memberdayakan puluhan ribu petani di berbagai wilayah, termasuk program khusus regenerasi petani muda. Tahun 2026 ini, pihaknya juga menyiapkan ekspansi sarana logistik untuk mempercepat distribusi komoditas hortikultura seperti cabai, kentang, dan bawang dari sentra produksi di Kabupaten Karo dan daerah sekitarnya.

 

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti rencana ini melalui forum formal yang melibatkan perangkat daerah terkait serta Badan Usaha Milik Daerah. Kerangka kerja sama ini diharapkan segera ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan nyata pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi Sumatera Utara.

 

 

 

Sumber: Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara



Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Kamis, 02 Juli 2026

Bobby Nasution Dorong Sinergi Fiskal Provinsi dan Kabupaten Pada HUT ke-26 APKASI

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat menyampaikan pidato pentingnya sinergi fiskal antara pemerintah provinsi dan kabupaten, disertai momen pertukaran cenderamata pada peringatan HUT ke-26 APKASI berbarengan dengan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang, Rabu (1/7/2026).

 


Binasumut


Medan, 02 Juli 2026


Bobby Nasution Dorong Sinergi Fiskal Provinsi dan Kabupaten Pada HUT ke-26 APKASI

 

BinasumutNews – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama dan keselarasan kebijakan fiskal antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten, guna mempercepat pelayanan publik serta kemajuan daerah.

 

Pernyataan ini disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri Welcome Dinner peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deliserdang. Acara berlangsung di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

 

 

 

Kabupaten Sebagai Tulang Punggung Pelayanan publik

 

Menurut Gubernur, pemerintah kabupaten berada di garis terdepan dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara provinsi dan kabupaten mutlak diperlukan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

 

"Pemerintah Kabupaten adalah tulang punggung pelayanan publik. Kita harus memperkuat sinergi dalam menyusun kebijakan fiskal dan pembangunan. Kita juga mendorong agar APKASI tidak hanya menyampaikan rekomendasi kebijakan ke pemerintah pusat, tetapi juga menjadikan pemerintah provinsi sebagai mitra strategis," ujar Bobby.

 

"Kita harus mampu menyatukan suara untuk memformulasikan kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada kemandirian daerah," tegasnya.

 

 

 

APKASI dan Semangat Otonomi Daerah

 

Sementara itu, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengingatkan bahwa organisasi ini lahir 26 tahun silam sebagai bagian dari semangat Reformasi 1998, dengan tujuan memperkuat otonomi daerah dan desentralisasi pemerintahan.

 

Ia pun mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, termasuk penampilan budaya dan kekayaan kuliner khas Sumatera Utara yang ditampilkan bagi ratusan peserta.

 

Dalam pertemuan ini, lanjut Bursah, akan dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain:

 

- Mengevaluasi implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

- Memperkuat jejaring ekonomi antar-kabupaten

- Mempromosikan potensi unggulan dan peluang investasi daerah ke tingkat nasional

 

APKASI juga mengajak seluruh kepala daerah untuk saling berbagi praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

 

Acara pembukaan ini dihadiri lebih dari 200 Bupati dan Wakil Bupati dari seluruh Indonesia, yang berkumpul untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka rangkaian kegiatan nasional HUT ke-26 APKASI.

 

 

 

Sumber: Rilis Pemprov Sumut, Keterangan resmi APKASI



Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Rabu, 01 Juli 2026

Gubsu Bobby Nasution Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 : Surplus Rp521, 494 Miliar

Gubernur Bobby Nasution menyampaikan penjelasan dan paparan rinci laporan keuangan daerah, prinsip pengelolaan anggaran yang transparan serta akuntabel, di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Sumut.


 


Binasumut


Medan, Rabu 1 Juli 2026



SURPLUS RP521 MILIAR! Laporan APBD 2025 Disampaikan, Pemprov Sumut Tegaskan Prinsip Transparansi

 

MEDAN – BinasumutNews – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut, Rabu (1/7/2026). Pencapaian paling membanggakan dari laporan ini adalah tercatatnya surplus anggaran mencapai Rp521,494 miliar.

 

Bagi warga Sumatera Utara, angka surplus ini bukan sekadar catatan angka di atas kertas, melainkan bukti nyata pengelolaan keuangan daerah yang semakin tertib, efisien, dan berpotensi dikembalikan lagi untuk pembangunan daerah di tahun-tahun mendatang.

 

Rapat berlangsung resmi di Ruang Paripurna DPRD Sumut, dengan agenda utama penjelasan eksekutif atas kinerja keuangan daerah selama tahun 2025. Dalam paparannya yang lengkap, Gubernur menyajikan rangkaian dokumen pertanggungjawaban mulai dari Laporan Realisasi APBD, Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Arus Kas, hingga Perubahan Ekuitas. Semua dokumen telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan dan prinsip pengendalian intern yang ketat.

 

"Pengelolaan keuangan daerah harus terus berlandaskan tiga pilar utama: transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi, demi mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan," tegas Bobby Nasution di hadapan sidang paripurna.

 

Ia juga menegaskan komitmen penuh Pemprov Sumut untuk tidak berpuas diri, melainkan terus menyempurnakan sistem pengelolaan. "Kami senantiasa meninjau dan menyempurnakan sistem penyusunan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pengawasan keuangan daerah agar dapat dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara," tambahnya.

 

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus. Turut hadir Wakil Gubernur Surya, Pj Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap, para pimpinan fraksi, anggota dewan, kepala dinas/badan, serta undangan lainnya.

 

BinasumutNews akan terus memantau pembahasan lebih lanjut dan bagaimana hasil surplus ini nantinya dimanfaatkan demi kesejahteraan warga Sumut secara merata.

 

 

 

Sumber Rilis Resmi: Pemprov Sumut & DPRD Sumut

Sajian Lengkap & Penambahan Konteks: BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Sabtu, 27 Juni 2026

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Labuhanbatu Diperbaiki & Diperlebar

Pekerjaan perbaikan dan pelebaran ruas jalan strategis Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Elang, Kabupaten Labuhanbatu, yang telah rusak puluhan tahun. Proyek ini dikerjakan Pemprov Sumut untuk meningkatkan akses dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

 


Binasumut


Medan, Sabtu 27 Juni 2026



🛣️ Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki & Diperlebar


Bobby Nasution Wujudkan Jalan Layak Untuk Kesejahteraan Warga


BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Informasi ini kami sajikan khusus bagi seluruh warga Sumatera Utara, guna memantau langkah nyata pemimpin daerah dan dampak langsungnya bagi kehidupan kita sehari-hari.


BinasumutNews | Labuhanbatu, 26 Juni 2026 — Setelah puluhan tahun dibiarkan rusak parah dan menjadi keluhan utama warga, dua ruas jalan strategis di Kabupaten Labuhanbatu akhirnya mulai mendapatkan penanganan serius. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali mewujudkan janji lewat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), membuka lembaran baru bagi akses dan perekonomian daerah.

 

 

 

📍 Lingkup Pekerjaan: 10 Km Jalan Diperbaiki & Ditingkatkan

 

Pengerjaan dimulai Jumat (26/6) di dua jalur utama:

✅ Ruas Aek Nabara – Negeri Lama: 3 km, terbagi dalam 5 segmen

✅ Ruas Negeri Lama – Tanjung Elang: 7 km, terbagi dalam 3 segmen

⏱️ Target selesai: Akhir tahun 2026

 

Menurut Syahrizal, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga Provinsi Sumut, perbaikan ini bukan sekadar menambal lubang:

 

“Kita tidak hanya perbaiki permukaannya saja. Badan jalan yang tadinya lebarnya 5 meter, kita perluas menjadi 6 meter. Ditambah bahu jalan dari beton kiri-kanan masing-masing 70 cm, supaya strukturnya lebih kokoh dan tahan lama,” jelasnya.

 

Ia juga memohon pengertian warga selama proses berlangsung:

 

“Kami mohon maaf atas debu dan gangguan sementara. Tetap berhati-hati saat melintas agar perjalanan tetap aman.”

 

 

 

💬 Harapan Warga: Jalan Mulus, Ekonomi dan Keselamatan Meningkat

 

Perbaikan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat yang sudah lama merasakan dampak buruk jalan rusak.

 

Muslim Manik, warga pengguna jalan sehari-hari, mengungkapkan harapan besar:

 

“Selama ini kami menderita. Orang sakit sering terlambat ke rumah sakit, hasil panen lama di jalan jadi harganya turun. Kalau jalan ini mulus, pasti biaya angkut lebih murah, barang cepat sampai, dan keselamatan lebih terjamin.”

 

Sementara itu Salomo Sihite, mekanik di Aek Nabara, menyambut dengan rasa syukur:

 

“Sudah banyak kecelakaan dan truk terbalik gara-gara lubang-lubang besar. Terima kasih Pak Gubernur, akhirnya jalan kami diperhatikan juga.”

 

Kerusakan jalan ini sudah menjadi keluhan turun-temurun warga Labuhanbatu dan sekitarnya. Banyak petani, pedagang hasil bumi, serta warga biasa yang kesulitan mengangkut barang—biaya angkut membengkak, hasil panen cepat rusak, dan harga jual merosot tajam. Perbaikan ini bukan sekadar aspal baru, tapi kunci kesejahteraan ekonomi warga di sana.


 

 BinasumutNews berharap pembangunan ini berjalan tepat waktu, kualitas terjamin, dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat. Kami akan terus memantau perkembangan pengerjaan dan melaporkan kembali manfaatnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Sumber: Diskominfo Provinsi Sumatera Utara, diperbarui oleh BinasumutNews

 

Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Kamis, 25 Juni 2026

Dukung Pembangunan Tanjungbalai, Gubernur Bobby Fokus Buka Lapangan Kerja & Tingkatkan Layanan Publik

Audiensi Gubernur Bobby Nasution dengan jajaran Pemko Tanjungbalai terkait rencana pembangunan dan pengembangan potensi daerah.

 



Binasumut


Medan, 25 Juni 2026



 Gubernur Bobby Nasution Dukung Penuh Pembangunan Tanjungbalai : Ciptakan Lapangan Kerja & Dorong Ekonomi Daerah

 

BinasumutNews — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Kota Tanjungbalai. Langkah ini difokuskan pada pengembangan potensi unggulan daerah guna membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Tujuannya jelas: menciptakan pekerjaan yang layak dan menguntungkan, sehingga warga bisa menghidupi keluarganya dengan baik. Setiap daerah punya potensi sendiri, tinggal disusun konsep pembangunannya yang terarah,” tegas Bobby dalam pertemuan dengan jajaran Pemko Tanjungbalai.

 

 

 

🤝 Dukungan Penuh Berbagai Sektor Pembangunan

 

Gubernur menyambut baik rencana penataan kota, pembangunan kawasan baru, serta peningkatan pelayanan publik. Menurutnya, upaya ini bukan sekadar memperindah wajah kota, tapi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

 

✅ Infrastruktur Jalan: Meminta proses lelang perbaikan jalan provinsi dipercepat agar segera dikerjakan.

✅ Pengembangan Kawasan Baru: Siap berkolaborasi penuh menyediakan kebutuhan pendukung pembangunan.

✅ Sektor Perikanan: Mendukung rencana pembangunan akses jembatan menuju Pulau Buaya untuk mewujudkan sentra perikanan unggulan.

 

 

 

🏥 Fokus Layanan Kesehatan : Kualitas Dulu, Baru Fisik

 

Bobby juga mengingatkan agar pengelolaan RSUD Tanjungbalai diprioritaskan pada peningkatan kualitas pelayanan dan manajemen terlebih dahulu, sebelum melakukan pembangunan gedung baru.

 

“Kalau manajemennya sudah bagus, pembangunan fisik akan memberikan manfaat maksimal dan bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang andal,” ujarnya.

 

Sementara itu, Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan apresiasi atas perhatian tersebut. Ia melaporkan bahwa cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di daerahnya telah mencapai 99,4%, sehingga langkah selanjutnya adalah memastikan kualitas layanan yang setara.

 

 

 

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara



Penulis : Tim Redaksi Binasumut

 


Kamis, 18 Juni 2026

Terendus Dugaan Korupsi Program MBG di Sumut : DPRD Sumut Komitmen Kawal Kasus Ini Sampai Ke Pusat

 




Binasumut


Medan, 18 Juni 2026




 📢 Sorotan Tajam: Dugaan Penyimpangan MBG di Sumut, Masyarakat Minta Pengusutan Tuntas

 

BinasumutNews — Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melanda tingkat pusat kini bergema hingga ke Sumatera Utara. Setelah Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional beserta dua mantan wakilnya, sorotan publik pun tertuju pada potensi penyimpangan serupa di daerah.

 

 

 

⚠️ Indikasi Pelanggaran Tata Kelola di Sumut

 

Elemen masyarakat sipil seperti Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) dan Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) mengangkat temuan krusial:

 

🔹 Potensi Monopoli: Diduga ada satu pengusaha berinisial RB yang menguasai hingga 42 titik dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Sumut. Hal ini dinilai melanggar Peraturan Presiden No. 115 Tahun 2025, yang membatasi maksimal 10 titik dapur per mitra yayasan dalam satu provinsi guna mencegah dominasi pasar.

 

🔹 Praktik Jual‑Beli Titik Dapur: Terdapat laporan dugaan transaksi tidak sah penyerahan hak titik dapur di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya, yang diduga melibatkan unsur kepemimpinan regional program ini.

 

 

 

📢 Gelombang Aspirasi di Jalan Raya

 

Kekecewaan dan kekhawatiran warga disuarakan secara terbuka. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumut menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut. Tuntutan utama: pengusutan tuntas, transparansi penuh, dan evaluasi menyeluruh pelaksanaan MBG.

 

 

 

⚖️ Tanggapan Resmi Aparat & Legislatif

 

Kejati Sumut: Belum membuka penyidikan formal karena menunggu arahan langsung dari Kejagung. Namun, tim penyidik tetap mengumpulkan data dan pengaduan masyarakat untuk disiapkan sebagai bahan laporan ke pusat.

 

DPRD Sumut: Ketua DPRD Sumut, Erni, menyatakan sikap responsif. Dewan akan mengirimkan surat rekomendasi tertulis kepada Polda Sumut dan Kejati Sumut agar indikasi penyimpangan segera ditindaklanjuti.

 

 

 Sumber :

Liputan lapangan, pernyataan KAMAK, AMDHI, Kejati Sumut, dan DPRD Sumut.

 


Penulis : Tim Redaksi Binasumut