Sabtu, 27 Juni 2026

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Labuhanbatu Diperbaiki & Diperlebar

Pekerjaan perbaikan dan pelebaran ruas jalan strategis Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Elang, Kabupaten Labuhanbatu, yang telah rusak puluhan tahun. Proyek ini dikerjakan Pemprov Sumut untuk meningkatkan akses dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

 


Binasumut


Medan, Sabtu 27 Juni 2026



🛣️ Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki & Diperlebar


Bobby Nasution Wujudkan Jalan Layak Untuk Kesejahteraan Warga


BinasumutNews | Labuhanbatu, 26 Juni 2026 — Setelah puluhan tahun dibiarkan rusak parah dan menjadi keluhan utama warga, dua ruas jalan strategis di Kabupaten Labuhanbatu akhirnya mulai mendapatkan penanganan serius. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali mewujudkan janji lewat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), membuka lembaran baru bagi akses dan perekonomian daerah.

 

 

 

📍 Lingkup Pekerjaan: 10 Km Jalan Diperbaiki & Ditingkatkan

 

Pengerjaan dimulai Jumat (26/6) di dua jalur utama:

✅ Ruas Aek Nabara – Negeri Lama: 3 km, terbagi dalam 5 segmen

✅ Ruas Negeri Lama – Tanjung Elang: 7 km, terbagi dalam 3 segmen

⏱️ Target selesai: Akhir tahun 2026

 

Menurut Syahrizal, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga Provinsi Sumut, perbaikan ini bukan sekadar menambal lubang:

 

“Kita tidak hanya perbaiki permukaannya saja. Badan jalan yang tadinya lebarnya 5 meter, kita perluas menjadi 6 meter. Ditambah bahu jalan dari beton kiri-kanan masing-masing 70 cm, supaya strukturnya lebih kokoh dan tahan lama,” jelasnya.

 

Ia juga memohon pengertian warga selama proses berlangsung:

 

“Kami mohon maaf atas debu dan gangguan sementara. Tetap berhati-hati saat melintas agar perjalanan tetap aman.”

 

 

 

💬 Harapan Warga: Jalan Mulus, Ekonomi dan Keselamatan Meningkat

 

Perbaikan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat yang sudah lama merasakan dampak buruk jalan rusak.

 

Muslim Manik, warga pengguna jalan sehari-hari, mengungkapkan harapan besar:

 

“Selama ini kami menderita. Orang sakit sering terlambat ke rumah sakit, hasil panen lama di jalan jadi harganya turun. Kalau jalan ini mulus, pasti biaya angkut lebih murah, barang cepat sampai, dan keselamatan lebih terjamin.”

 

Sementara itu Salomo Sihite, mekanik di Aek Nabara, menyambut dengan rasa syukur:

 

“Sudah banyak kecelakaan dan truk terbalik gara-gara lubang-lubang besar. Terima kasih Pak Gubernur, akhirnya jalan kami diperhatikan juga.”

 

 

 

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara

 

Penulis : Tim Redaksi Binasumut

0 komentar:

Posting Komentar