Thursday, June 4, 2026

Tanpa Jay Idzes, Inilah Susunan Formasi Timnas Indonesia Melawan Oman

 

Kapten Timnas Jay Idzes




Binasumut


Medan, 04 Juni 2026



Tanpa Jay Idzes, Inilah Susunan Formasi Timnas Indonesia Melawan Oman : Apakah John Herdman Siapkan Kejutan? 

 

MEDAN - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Oman dalam rangkaian FIFA Matchday Juni 2026. Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinanti, mengingat John Herdman mulai menyusun kekuatan terbaik pasukan Garuda setelah melalui proses seleksi yang ketat.

 

Punggawa timnas berlatih jelang laga lawan oman


Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat 5 Juni 2026 ini menjadi momen penting untuk menguji kesiapan tim sebelum menghadapi agenda-agenda besar selanjutnya.

 

Pelatih kepala John Herdman telah merilis daftar 23 pemain yang dibawa untuk pertandingan ini. Ada sejumlah keputusan menarik yang membuat susunan pemain inti menjadi sulit diprediksi, salah satunya adalah absennya Jay Idzes. Bek yang bermain untuk Sassuolo ini tidak dapat bergabung karena masih dalam tahap pemulihan cedera.


Foto : Jay Idzes & Kevin Diks


 Ketiadaan Idzes tentu menjadi tantangan tersendiri. Ia dikenal sebagai salah satu pilar pertahanan dan sosok yang paling konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski demikian, Herdman telah menunjuk sosok pengganti yang dipercaya mampu memimpin rekan-rekannya, yaitu Rizky Ridho. Pemain Persija Jakarta itu resmi ditetapkan sebagai kapten untuk dua laga mendatang, melawan Oman dan Mozambik.

 

"Tim yang memilih, dan mereka sepakat menunjuk Rizky Ridho sebagai Kapten, " ungkap Herdman.

 

Foto : Rizky Ridho


Dengan posisi tersebut, peluang Rizky Ridho tampil sejak menit pembuka semakin besar. Ia diproyeksikan akan membentuk barisan pertahanan bersama Elkan Baggott dan Justin Hubner.

 

Formasi yang paling memungkinkan diterapkan adalah 3-4-2-1. Pola ini dianggap mampu menciptakan keseimbangan antara kekuatan bertahan dan kemampuan beralih serangan dengan cepat saat menguasai bola.

 

Di bawah mistar gawang, Maarten Paes masih menjadi pilihan utama. Meskipun Emil Audero juga masuk dalam skuad, pengalaman Paes bersama tim nasional menjadi nilai tambah yang membuatnya berpeluang besar menjadi penjaga gawang awal.

 

Tiga bek utama kemungkinan besar diisi oleh Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner. Kombinasi ini dinilai cukup andal untuk menghadapi kekuatan Oman yang dikenal memiliki postur tubuh tinggi, kecepatan, dan pola permainan yang terstruktur. Elkan Baggott akan menjadi andalan dalam duel udara, sedangkan Justin Hubner yang berperan sebagai bek kiri dalam skema ini mampu memberikan kontribusi lebih dalam membangun serangan dari belakang.

 

Di sisi kanan pertahanan, Kevin Diks diperkirakan akan mengisi posisi sayap bertahan. Kemampuannya yang seimbang dalam bertahan dan menyerang sangat dibutuhkan untuk menahan laju serangan lawan. Sementara di sisi kiri, Dony Tri Pamungkas bisa menjadi kejutan. Pemain muda ini memiliki energi dan kecepatan yang bagus untuk membantu memperlebar ruang serangan tim.

 

Bagian tengah lapangan kemungkinan diisi oleh Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk. Joey akan bertugas memutus alur serangan lawan, sedangkan Calvin berperan menjaga kelancaran penguasaan bola.

 

Foto : Calvin Verdonk

Foto : Joey Peluppesy


Sektor serangan menjadi salah satu yang paling menarik untuk diamati. Marselino Ferdinan berpeluang mendapatkan tempat di tim inti setelah mendapatkan apresiasi langsung dari Herdman selama sesi latihan. Pelatih asal Kanada itu menyatakan bahwa Marselino masih memiliki kesempatan terakhir untuk membuktikan kualitasnya sebelum pertandingan dimulai. Jika diturunkan sejak awal, ia akan berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan depan.

 

Bersama Marselino, Ragnar Oratmangoen juga diproyeksikan menduduki posisi penyerang kedua. Kelincahan dan kemampuannya menekan pertahanan lawan sangat berguna untuk membuka ruang serangan. Sedangkan di posisi penyerang tunggal, Ole Romeny menjadi kandidat terkuat untuk menjadi ujung tombak utama yang memanfaatkan umpan-umpan dari sisi lapangan.

 

Foto : Ole Romany


Perkiraan susunan pemain inti Timnas Indonesia :

Maarten Paes; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Dony Tri Pamungkas; Marselino



(Firman, Z. A Prd) 



#BinasumutNews

Tuesday, June 2, 2026

Gubernur Sumut Bobby Nasution Ajak BNNP Sumut Berantas Narkoba Sampai Ke Akar

 

BinasumutNews



Binasumut



Medan, 2 juni 2026




🤝 Perkuat Sinergi, Bobby Nasution Ajak BNNP Sumut Berantas Narkoba Sampai Ke Akar

 


MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmen kuat pemerintah daerahnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari ancaman narkotika. Dalam pertemuan resmi dengan jajaran pimpinan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Gubernur Bobby meminta agar kerja sama dan kolaborasi antarlembaga diperkuat secara maksimal. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memutus mata rantai peredaran barang haram yang kian mengkhawatirkan di wilayah Sumut.

 

Audiensi yang berlangsung bersama Kepala BNNP Sumut, Brigadir Jenderal Polisi Tatar Nugroho, membahas sejumlah langkah taktis penanganan masalah narkoba. Bobby Nasution menekankan perlunya penanganan yang fokus dan terpusat, terutama di titik-titik rawan yang menjadi jalur masuk sekaligus pusat peredaran narkoba di wilayah ini.

 

Tidak hanya berhenti pada arahan kebijakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan nyata. Salah satunya adalah ketersediaan bantuan dari sisi anggaran, guna memastikan setiap program pemberantasan dan pencegahan yang dijalankan BNNP Sumut dapat berjalan efektif tanpa hambatan.

 

"Kita harus serius menangani masalah ini agar Sumatera Utara benar-benar bisa terbebas dari jeratan narkoba. Semua pihak harus bergerak satu tujuan demi menyelamatkan generasi kita," tegas Bobby Nasution dalam pertemuan tersebut.

 

 

 

📊 Data Mencemaskan: Sumut Peringkat Pertama Nasional

 

Sementara itu, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, memaparkan fakta lapangan yang menjadi perhatian serius. Berdasarkan data yang dihimpun, Sumatera Utara saat ini masih menempati posisi peringkat pertama secara nasional dalam hal jumlah warga yang tercatat sebagai pengguna narkoba.

 

Angka ini sangat tinggi jika dikaitkan dengan jumlah penduduk provinsi ini yang mencapai sekitar 15 juta jiwa. Diperkirakan, sekitar 10 persen dari total populasi atau setara dengan 1,5 juta orang telah terjerumus menjadi pengguna narkoba. Angka yang sangat besar dan menjadi alarm bahaya bagi masa depan daerah.

 

 

 

⚠️ Ancaman Melebar: Masuk ke Sekolah & Desa

 

Kondisi yang ada saat ini pun dinilai semakin kompleks dan mengkhawatirkan. Tatar Nugroho menyampaikan bahwa pola peredaran narkoba telah mengalami perubahan. Dulu penyebaran lebih banyak terjadi di kota besar dan menyasar kelompok usia produktif saja, namun kini jangkauannya telah meluas.

 

"Yang paling kita khawatirkan sekarang adalah peredaran ini sudah tidak lagi hanya di perkotaan atau orang dewasa saja. Narkoba sudah mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan, dan yang lebih memprihatinkan mulai menjangkiti anak-anak usia sekolah," ungkap Tatar.

 

Fakta ini menjadi alasan utama mengapa Gubernur Bobby Nasution menginginkan intervensi yang lebih masif dan terpadu. Kolaborasi antara Pemprov dan BNNP Sumut diharapkan mampu menutup celah peredaran, menindak tegas pengedar, serta memperbanyak program pemulihan dan pencegahan agar angka penggunaan narkoba di Sumatera Utara dapat turun drastis dan tidak lagi menjadi peringkat tertinggi di Indonesia.




(Firman, Z. A Prd) 



#BinasumutNews

Inilah Sosok Gubernur Sumatera Utara Dari Masa Awal Sampai Sekarang

 



Binasumut


Medan, 2 Juni 2026





Daftar Lengkap Gubernur Sumatera Utara : Dari Masa Awal Hingga Sekarang
 


MEDAN – Provinsi Sumatera Utara resmi terbentuk sejak 1 Juni 1948. Sejak saat itu, kepemimpinan daerah ini dijalankan oleh serangkaian tokoh terpilih yang memegang jabatan Gubernur, membawa arah pembangunan dan kemajuan bagi masyarakat Sumut hingga saat ini. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama Gubernur beserta masa baktinya secara berurutan, lengkap dengan catatan singkat peran mereka dalam sejarah pemerintahan daerah .
 
 
 
📜 Daftar Nama & Masa Jabatan
 
1. Sutan Mohammad Amin Nasution



- Masa bakti: 1 Juni 1948 – 17 Mei 1949
- Menjabat sebagai Gubernur pertama saat provinsi baru dibentuk, berperan besar menata struktur pemerintahan awal pasca kemerdekaan.
2. Ferdinand Lumbantobing



- Masa bakti: 17 Mei 1949 – 23 Oktober 1950
- Melanjutkan penyusunan dasar pemerintahan di tengah masa transisi dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
3. Abdul Hakim Harahap



- Masa bakti: 23 Oktober 1950 – 1 Mei 1953
- Fokus pada penguatan lembaga daerah dan penyatuan wilayah-wilayah kabupaten/kota di bawah naungan Sumatera Utara.
4. Zainal Abidin



- Masa bakti: 1956 – 1960
- Memimpin di masa perkembangan awal pembangunan ekonomi dan perkebunan yang mulai tumbuh pesat di Sumut.
5. Raja Djundjungan Lubis



- Masa bakti: 1960 – 1963
- Menjalankan pemerintahan di tengah dinamika politik nasional, tetap menjaga stabilitas daerah.
6. Eny Karim



- Masa bakti: 1963 – 1963 (Peralihan)
- Menjabat sementara dalam masa transisi kepemimpinan sebelum penunjukan gubernur definitif berikutnya.
7. Ulung Sitepu



- Masa bakti: 1963 – 1965
- Memimpin saat perubahan besar struktur pemerintahan daerah, namun masa jabatannya berakhir seiring peristiwa politik nasional tahun 1965.
8. Roos Telaumbanua



- Masa bakti: 1965 – 1967
- Bertugas menstabilkan kembali suasana keamanan dan pemerintahan pasca gejolak politik, sebagai jembatan menuju era Orde Baru.
9. Marah Halim Harahap



- Masa bakti: 1967 – 1978
- Salah satu gubernur terlama di era Orde Baru. Dikenal sebagai pelopor pembangunan fisik, jalan raya, sekolah, dan fasilitas kesehatan hingga ke pelosok desa .
10. Edward Wellington Pahala Tambunan



- Masa bakti: 1978 – 1983
- Melanjutkan pembangunan dengan fokus utama pada program transmigrasi, pengembangan pertanian, dan sektor perkebunan rakyat .
11. Kaharuddin Nasution



- Masa bakti: 1983 – 1988
- Membangun sejumlah ikon penting, antara lain Stadion Teladan dan pengembangan Bandar Udara Polonia sebagai gerbang utama Sumatera Utara saat itu .
12. Raja Inal Siregar



- Masa bakti: 1988 – 13 Juni 1998
- Memimpin hampir satu dekade, menyelesaikan banyak proyek strategis dan menyeimbangkan pembangunan perkotaan serta pedesaan menjelang masa reformasi .
13. Tengku Rizal Nurdin



- Masa bakti: 13 Juni 1998 – 5 September 2005
- Gubernur pertama di era Reformasi. Berjuang memulihkan ekonomi pasca krisis moneter, namun berhenti menjabat karena musibah kecelakaan pesawat saat bertugas.
14. Rudolf Pardede



- Masa bakti: 10 Maret 2006 – 16 Juni 2008
- Menjabat melanjutkan sisa masa jabatan, fokus pada pemulihan pasca bencana dan penguatan pelayanan publik.
15. Syamsul Arifin



- Masa bakti: 16 Juni 2008 – 21 Maret 2011
- Terpilih melalui pemilihan tidak langsung, memprioritaskan peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan daerah pesisir.
16. Gatot Pujo Nugroho



- Masa bakti: 21 Maret 2011 – 4 Agustus 2015
- Awalnya menjabat Pelaksana Tugas, kemudian terpilih langsung rakyat tahun 2013. Banyak program di bidang pendidikan dan kesehatan, namun berakhir sebelum masa jabatan selesai.
17. Tengku Erry Nuradi



- Masa bakti: 11 Agustus 2015 – 16 Juni 2018
- Mengambil alih kepemimpinan untuk menyelesaikan sisa periode, melanjutkan agenda pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
18. Edy Rahmayadi



- Masa bakti: 5 September 2018 – 5 September 2023
- Terpilih lewat Pilkada serentak 2018. Fokus utama: pembangunan jalan lintas, penanganan banjir, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
19. Bobby Nasution



- Masa bakti: 20 Februari 2025 – Sekarang
- Gubernur hasil Pilkada 2024, menjabat hingga 2030. Mengusung visi pembangunan modern, kota layak huni, dan peningkatan kualitas layanan publik di seluruh Sumatera Utara .
 
 
 
✅ Ringkasan Penting
 
Dari tahun 1948 hingga kini, sudah ada 19 orang tokoh yang dipercaya memimpin Sumatera Utara. Masing-masing membawa gaya dan prioritas pembangunan yang berbeda, sesuai tantangan zamannya. Mulai dari masa pembentukan daerah, era pembangunan fisik, hingga masa reformasi dan demokrasi langsung saat ini, jejak kepemimpinan mereka menjadi bagian penting sejarah kemajuan Sumut.





(Firman, Z. A Prd) 




#BinasumutNews


7 Pengusaha Sukses & Terkaya Asal Sumatera Utara, Siapa Dia.??



Binasumut


Medan, 2 juni 2026



🧑‍💼 Daftar Pengusaha Sukses & Terkaya Asal Sumatera Utara : Profil, Lahir, Dan Nilai Kekayaan

 

MEDAN – Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa. Daerah ini melahirkan banyak tokoh pengusaha kelas dunia yang menguasai bisnis di sektor perkebunan, industri, media, hingga jasa. Berikut adalah daftar lengkap profil pengusaha ternama asal Sumut, lengkap dengan tempat/tanggal lahir, usaha utama, dan estimasi kekayaan terbaru versi Forbes & data ekonomi 2025–2026 .

 

 

 1. Sukanto Tanoto



 - Nama Lahir: Tan Kang Hoo

- Tempat, Tanggal Lahir: Belawan, Medan, 25 Desember 1949

- Bisnis Utama: Pendiri & Pemilik Royal Golden Eagle (RGE) Group; bergerak di industri kertas, pulp, kelapa sawit, energi, dan tekstil. Memiliki anak usaha besar seperti PT Toba Pulp Lestari, APRIL, dan Asian Agri.

- Nilai Kekayaan: US$ 3,1 Miliar (sekitar Rp 48,5 Triliun) – masuk daftar 20 orang terkaya Indonesia.

- Kisah Singkat: Mulai usaha dari toko suku cadang kecil umur 17 tahun, kini imperiumnya beroperasi di lebih dari 10 negara dengan puluhan ribu karyawan.

 

 

 2. Bachtiar Karim



 - Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 5 November 1957 

- Bisnis Utama: Pemimpin & Pemilik Grup Musim Mas; salah satu produsen minyak kelapa sawit dan turunannya terbesar dunia, beroperasi di Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika .

- Nilai Kekayaan: US$ 4 Miliar (sekitar Rp 62,5 Triliun) – pengusaha Muslim terkaya di Indonesia .

- Kisah Singkat: Melanjutkan bisnis keluarga yang didirikan ayahnya, membawa Musim Mas menjadi merek global yang sangat disegani di pasar internasional.

 

 

3. Martua Sitorus



 - Nama Lahir: Thio Seng Hap

- Tempat, Tanggal Lahir: Pematangsiantar, 6 Februari 1960 

- Bisnis Utama: Pendiri Wilmar International (bersama Kuok Khoon Hong) dan Gama Corporation. Wilmar adalah pengolah kelapa sawit terbesar di dunia; Gama bergerak di semen, properti, dan energi .

- Nilai Kekayaan: US$ 2,3 Miliar (sekitar Rp 36 Triliun).

- Kisah Singkat: Bermodal jual ikan dan kelapa sawit muda, kini menjadi raja agribisnis dunia; masuk jajaran orang terkaya dunia versi Forbes.

 

 

 4. Surya Paloh



 - Nama Lengkap: Surya Dharma Paloh

- Tempat, Tanggal Lahir: Kutaraja (sekarang Banda Aceh), dibesarkan & berusaha di Medan, 16 Juli 1951

- Bisnis Utama: Pendiri Media Group – pemilik Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post; juga berbisnis perhotelan, katering, pertambangan, dan jasa.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan mencapai Rp 8,5 – 12 Triliun.

- Kisah Singkat: Bermula dari pedagang ikan asin dan karung goni di pasar Medan, kini menjadi pengusaha media dan tokoh politik berpengaruh nasional.

 

 

 5. Luhut Binsar Pandjaitan



 - Tempat, Tanggal Lahir: Simanindo, Samosir, 28 September 1947

- Bisnis Utama: Pemilik Toba Sejahtera Group; bergerak di pertambangan batu bara, perkebunan, energi, dan infrastruktur. Menaungi PT Toba Bara Sejahtera Tbk.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 6 – 9 Triliun.

- Kisah Singkat: Dari jenderal TNI purnawirawan, sukses membangun konglomerasi besar yang berperan penting di sektor energi Indonesia.

 

 

 

6. Keluarga Ginting

 

- Asal: Tanah Karo, berpusat usaha di Medan

- Tokoh Utama: Drs. Kosmas Ginting & keluarga

- Bisnis Utama: Penguasa bisnis perkebunan, hotel, dan properti. Memiliki jaringan hotel berbintang di Sumut, perkebunan teh/kopi, dan usaha agribisnis luas.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 4 – 6 Triliun (kekayaan keluarga).

- Kisah Singkat: Salah satu konglomerat tertua dan paling tertutup, pengaruhnya sangat besar di ekonomi wilayah Tanah Karo hingga Medan.

 

 

 

7. Rahmat Shah



 - Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 23 Oktober 1950 

- Bisnis Utama: Pendiri PT Unitwin Indonesia, bergerak di perdagangan internasional, perkebunan, properti, dan industri aluminium.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 1,5 – 2,5 Triliun .

- Kisah Singkat: Mulai sebagai manajer bengkel, kini menjadi pengusaha nasional sekaligus filantropis yang aktif melestarikan alam dan satwa.

 

 

 

Ringkasan Singkat

 

Dari daftar di atas, terlihat bahwa kekuatan ekonomi Sumatera Utara bertumpu pada sektor agribisnis (sawit/kopi/teh), industri pengolahan, dan perdagangan. Nilai kekayaan di atas adalah estimasi terbaru berdasarkan data majalah Forbes dan laporan ekonomi tahun 2025–2026, dapat berubah mengikuti fluktuasi pasar dan nilai tukar rupiah.




(Firman, Z. A PRD) 


#BinasumutNews

Garuda Muda Hajar Myanmar U - 19 Dengan Skor 3 - 0

 



BinasumutNews


Medan, 2 Juni 2026



🇮🇩 Kalahkan Myanmar 3-0, Nova Arianto Tetap Lakukan Evaluasi Performa Timnas U-19

 

Deli Serdang – Timnas Indonesia U-19 meraih hasil manis di laga pembuka Kejuaraan AFF U-19 2026 atau ASEAN Boys Championship. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, skuad Garuda Muda berhasil menaklukkan Myanmar U-19 dengan skor telak 3-0 pada Senin (1/6/2026) malam. Meski keluar sebagai pemenang, pelatih kepala Nova Arianto mengaku tetap mencatat sejumlah hal yang harus diperbaiki timnya.

 

Dalam pertandingan ini, Nova Arianto memasang strategi menyerang dengan formasi 3-4-3. Posisi penjaga gawang dipercayakan sepenuhnya kepada Dafa Al Gasemi. Di barisan pertahanan, tiga bek utama diisi oleh Fabio Azkairawan, Putu Panji, dan Al Gazani Dwi Sugandi.

 <script async custom-element="amp-auto-ads" src="https://cdn.ampproject.org/v0/amp-auto-ads-0.1.js"> </script>

Sementara itu, lini tengah diisi oleh kuartet tangguh: Eizar Jacob, Nazriel Alfaro, Zinadein Ardyansyah, dan Ibrah Ohorella. Untuk urusan penyerangan, trisula mematikan diturunkan sejak menit awal, yakni Reno Salampessy, Arkhan Kaka, dan Theodore Evan.

 

Jalannya Pertandingan : Kuasai Bola, Butuh Waktu Cari Celah

 

Indonesia langsung berusaha mendominasi sejak peluit pertama berbunyi. Baru menginjak menit ke-2, Reno Salampessy sudah mencoba mengancam gawang lawan dengan tembakannya, namun bola masih melayang sedikit di atas mistar. Ancaman kembali datang pada menit ke-15, lewat tendangan jarak jauh Zinadein Ardyansyah, namun masih belum tepat sasaran.

 

Permainan berjalan cukup alot. Myanmar tampak menerapkan pertahanan rapat dan berlapis, membuat anak-anak asuh Nova Arianto kesulitan menemukan celah berbahaya. Hingga pertengahan babak pertama, kedudukan masih kacamata 0-0.

 

Nova kemudian melakukan langkah taktis pada menit ke-32. Zinadein Ardyansyah ditarik keluar dan digantikan oleh Isfandyar Abdillah. Pergantian ini dilakukan untuk menambah variasi dan kekuatan di sektor tengah agar permainan lebih lancar.

 

Dua menit setelah masuknya pemain baru, tepatnya menit ke-34, Indonesia nyaris unggul. Umpan melambung dari Reno Salampessy disambut sundulan keras Arkhan Kaka, namun sayang bola beruntun membentur tiang gawang dan melambung keluar.

 

Tekunan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Arkhan Kaka yang bergerak lincah di sisi kiri lapangan berhasil melewati kawalan lawan dan melepaskan tembakan akurat yang menembus jala gawang Myanmar. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Garuda Muda hingga babak pertama berakhir.



 Babak Kedua : Dimas Adi Jadi Pahlawan Kemenangan

 

Memasuki babak kedua, Myanmar sempat memberikan kejutan. Berawal dari kesalahan komunikasi dan penjagaan pemain belakang Indonesia, lawan mendapatkan peluang emas pada menit ke-67. Namun, kiper Dafa Al Gasemi tampil tenang dan sigap menepis tembakan lawan, menyelamatkan gawang Indonesia dari kebobolan.

 

Nova Arianto kembali melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Dimas Adi. Keputusan ini ternyata sangat tepat. Masuk di babak kedua, Dimas langsung menjadi kunci serangan. Pada menit ke-78, ia sukses merebut bola dari kiper Myanmar yang ragu-ragu menguasai kulit bundar, lalu dengan tenang mendaratkannya ke gawang kosong. Keunggulan Indonesia makin jauh menjadi 2-0.


Dimas Adi belum puas. Di penghujung pertandingan, tepatnya menit ke-87, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lewat akselerasi cepat, Dimas lolos sendirian menghadapi kiper lawan dan melepaskan tembakan keras yang tak terhalang. Gol ketiga ini menutup kemenangan Indonesia dengan skor 3-0.

 

Nova Arianto : Masih Ada Yang Harus Diperbaiki



Meski menang telak dan mengawali turnamen dengan tiga poin sempurna, Nova Arianto tidak ingin timnya terlena. Di hadapan awak media usai laga, ia menegaskan bahwa evaluasi tetap dilakukan agar performa anak asuhnya makin tajam di pertandingan selanjutnya.

 

"Tetap ada evaluasi, tentunya agar anak-anak bisa lebih baik lagi untuk laga selanjutnya," ujar Nova di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026).

 

Salah satu catatan terbesar pelatih asal Bali ini adalah soal rasa percaya diri para pemain. Menurutnya, penampilan saat bertanding belum secemerlang saat mereka berlatih.

 

"Rasa percaya diri mereka belum maksimal. Tidak seperti ketika mereka latihan. Itu menjadi salah satu yang menjadi catatan kami," jelasnya.

 

Waspadai Kebangkitan Timor-Leste

 

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi teratas Grup A. Selanjutnya, tugas berat menanti saat mereka berhadapan dengan Timor Leste pada Kamis (4/6) mendatang, kembali di Stadion Utama Sumatera Utara.

 <amp-auto-ads type="adsense" data-ad-client="ca-pub-6078094933089856"> </amp-auto-ads>

Timor Leste sendiri sempat kalah 0-3 dari Vietnam di laga pembuka. Namun, Nova mengingatkan anak buahnya untuk tidak meremehkan lawan. Pasalnya, kekalahan pertama justru bisa menjadi bahan bakar semangat untuk bangkit.

 

"Timor Leste tetap kita waspadai karena mereka juga tentunya tak mau kalah lagi. Kebangkitan mereka itulah salah satunya yang harus diantisipasi," pungkas Nova Arianto.



(Firman, Z. A Prd) 

Monday, June 1, 2026

Hoegeng Polisi Jujur Yang Tak Terbeli Harta



      


Binasumut


Medan, 1 Juni 2026



🇮🇩 Jenderal Hoegeng Iman Santoso: Legenda Polisi Jujur yang Tak Terbeli Harta

7 Manfaat Olahan Timun Dan Jahe Untuk Kesehatan


Binasumut

Medan, 1 juni 2026


🥒🌿 Jus Timun Campur Jahe: Rahasia Minuman Segar Kaya Manfaat Kesehatan