Sunday, June 7, 2026

Dugaan Pemerasan Seret Nama Kajari Medan "Ridwan Ansar", Saat Menjabat Di Kupang

 

Sumber ilustrasi : BinasumutNews




BinasumutNews


Medan, 07 Juni 2026




Desakan Penyelesaian Dugaan Pemerasan : Kasus Diserahkan Sepenuhnya Ke Kejaksaan

 

BinasumutNews – Kuasa hukum pelapor, Fransisco Bessi, menyatakan bahwa proses penanganan dugaan tindak pidana pemerasan yang menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Ansar, serta Koordinator Bidang Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Novel Bulan, kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

 

Menurut penjelasan Fransisco, selain telah diajukan langsung kepada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, seluruh berkas hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur juga telah diserahkan secara resmi kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan di Jakarta.

 

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, tim Intelijen Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan lanjutan, mengingat kami juga telah menyampaikan laporan resmi ke bagian tersebut. Di samping itu, seluruh hasil pengawasan awal dari Kejaksaan Tinggi NTT juga telah dikirimkan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan. Dengan demikian, seluruh proses penanganan saat ini berada di lingkungan Kejaksaan Agung,” ungkap Fransisco sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu (7/6/2026).

 

Lebih lanjut dijelaskan, pada tanggal 26 Mei 2026, kliennya Hironimus Sonbay beserta rekannya, Didik Brand—yang turut mengaku sebagai korban—telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan mendalam yang dilakukan secara daring oleh tim Intelijen Kejaksaan Agung. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan saat keduanya berada di dalam Rumah Tahanan Kupang, dengan pengawasan langsung dari Asisten Intelijen dan perwakilan Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi NTT.

 

Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut formal dari pengaduan yang telah disampaikan secara langsung oleh Fransisco kepada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen pada tanggal 22 Mei 2026. 


“Pada kesempatan itu, saya selaku kuasa hukum telah menyerahkan seluruh data, bukti, dan keterangan yang diperlukan. Baru kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap kedua pelapor pada tanggal 26 Mei,” tambahnya.

 

Penekanan Pada Penegakan Etika Dan Hukum

 

Fransisco menyampaikan harapan agar kasus ini ditangani secara objektif, transparan, dan mengedepankan prinsip keadilan, terlebih karena menyangkut dugaan pelanggaran etika profesional yang bersifat serius. Ia menegaskan bahwa proses hukum dan pengawasan harus sepenuhnya berpedoman pada Peraturan Kejaksaan Nomor 4 Tahun 2024 Tentang Kode Perilaku Jaksa dan Tata cara Pemeriksaan atas Pelanggaran  Kode Perilaku Jaksa.

 

Menurutnya, peraturan tersebut merupakan landasan normatif yang wajib dijadikan acuan utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab profesi jaksa, sekaligus menjadi upaya menjaga kredibilitas dan kehormatan institusi kejaksaan. 


“Peraturan ini berfungsi sebagai pedoman operasional sekaligus penjabaran dari kode etik profesi, yang bertujuan memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai koridor hukum dan menjaga martabat lembaga di hadapan masyarakat,” tegasnya.




Sumber inf : Kompas. Com, BinasumutNews



(Firman, Z. A Prd) 



Hampir 8.000 Kasus WNI Pindah Kewarganegaraan

 




BinasumutNews



Medan, 07 Juni 2026



Jumlah WNI Yang Melepas Kewarga Negaraan Terus Meningkat, Tembus Hampir 8.000 Kasus

 

Binasumut - Minat sebagian warga negara Indonesia untuk melepaskan status kewarganegaraannya tercatat terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Data dari Kementerian Hukum menunjukkan tren ini bergerak cukup dinamis selama lima tahun terakhir.

 

Berdasarkan catatan resmi, jumlah permohonan pelepasan kewarganegaraan kini diperkirakan telah mendekati angka 8.000 kasus. Bahkan, jenis permohonan ini menjadi yang paling banyak ditangani oleh pihak berwenang saat ini.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dulyono, Direktur Tata Negara pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum. Ia menjelaskan bahwa permohonan untuk melepaskan status sebagai Warga Negara Indonesia menduduki urutan teratas di antara berbagai jenis pengajuan yang diproses instansinya.

 

"Kalau dilihat dari jumlahnya, permohonan kehilangan atau pelepasan kewarganegaraan adalah yang paling banyak masuk. Mengingat datanya terus bertambah seiring waktu, perkiraan terkininya sudah mendekati angka 8.000 kasus," ungkap Dulyono dalam keterangan pers di kantor Kementerian Hukum, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).


Selain itu, ia juga menjelaskan alasan yang menyebabkan banyak nya WNI yang pindah kewarganegaraan dikarenakan bekerja, pendidikan, ataupun menikah dengan WNA. 


" Ada beberapa alasan mengapa WNI berpindah kewarganegaraan. Alasannya Pendidikan, bekerja, atau yang paling banyak menikah dengan warga asing. " Terang nya. 




(Firman Z. A Prd) 


Saturday, June 6, 2026

Mulai 1 Juli 2026 : Beli Nomor Seluler wajib Verifikasi Wajah

 

BinasumutNews 



BinasumutNews



Medan, 06 Juni 2026



Mulai 1 Juli 2026 : Beli No HP Wajib Verifikasi Wajah

 

Pemerintah mememberlakukan aturan baru : setiap pembelian dan pengaktifan nomor telepon seluler harus melalu proses verifikasi wajah. Kebijakan ini akan berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026 mendatang. 

 

Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, menyatakan seluruh penyedia layanan telepon seluler sudah siap menjalankan aturan tersebut. Sistem mereka telah disesuaikan agar bisa mendukung pendaftaran berbasis data biometrik. 

 

"Semua operator kini sudah memiliki sistem yang memadai. Pendaftaran bisa dilakukan langsung di gerai resmi, lewat aplikasi, maupun situs web masing - masing penyedia layanan, " Jelasnya pada jumat (29/5/2026).

 

Cara kerjanya sederhana : foto wajah calon pelanggan akan dibandingkan secara langsung dengan data Kependudukan yang tersimpan di Direktorat Jenderal Dukcapil.

 

Tujuan utama aturan ini adalah menekan penyalahgunaan identitas palsu. Dengan pencocokan data biometrik, diharapkan upaya pendaftaran kartu SIM menggunakan data orang lain atau dokumen tidak sah akan jauh lebih sulit dilakukan.

 

"Ini langkah untuk memperkuat keamanan. Jika identitas yang terdaftar jelas dan valid, maka ruang digital akan menjadi lebih aman dan terpercaya bagi seluruh pengguna, " Tambah Erwin.




(Firman, Z. A Prd) 



Thursday, June 4, 2026

Tanpa Jay Idzes, Inilah Susunan Formasi Timnas Indonesia Melawan Oman

 

Kapten Timnas Jay Idzes




Binasumut


Medan, 04 Juni 2026



Tanpa Jay Idzes, Inilah Susunan Formasi Timnas Indonesia Melawan Oman : Apakah John Herdman Siapkan Kejutan? 

 

MEDAN - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Oman dalam rangkaian FIFA Matchday Juni 2026. Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinanti, mengingat John Herdman mulai menyusun kekuatan terbaik pasukan Garuda setelah melalui proses seleksi yang ketat.

 

Punggawa timnas berlatih jelang laga lawan oman


Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat 5 Juni 2026 ini menjadi momen penting untuk menguji kesiapan tim sebelum menghadapi agenda-agenda besar selanjutnya.

 

Pelatih kepala John Herdman telah merilis daftar 23 pemain yang dibawa untuk pertandingan ini. Ada sejumlah keputusan menarik yang membuat susunan pemain inti menjadi sulit diprediksi, salah satunya adalah absennya Jay Idzes. Bek yang bermain untuk Sassuolo ini tidak dapat bergabung karena masih dalam tahap pemulihan cedera.


Foto : Jay Idzes & Kevin Diks


 Ketiadaan Idzes tentu menjadi tantangan tersendiri. Ia dikenal sebagai salah satu pilar pertahanan dan sosok yang paling konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski demikian, Herdman telah menunjuk sosok pengganti yang dipercaya mampu memimpin rekan-rekannya, yaitu Rizky Ridho. Pemain Persija Jakarta itu resmi ditetapkan sebagai kapten untuk dua laga mendatang, melawan Oman dan Mozambik.

 

"Tim yang memilih, dan mereka sepakat menunjuk Rizky Ridho sebagai Kapten, " ungkap Herdman.

 

Foto : Rizky Ridho


Dengan posisi tersebut, peluang Rizky Ridho tampil sejak menit pembuka semakin besar. Ia diproyeksikan akan membentuk barisan pertahanan bersama Elkan Baggott dan Justin Hubner.

 

Formasi yang paling memungkinkan diterapkan adalah 3-4-2-1. Pola ini dianggap mampu menciptakan keseimbangan antara kekuatan bertahan dan kemampuan beralih serangan dengan cepat saat menguasai bola.

 

Di bawah mistar gawang, Maarten Paes masih menjadi pilihan utama. Meskipun Emil Audero juga masuk dalam skuad, pengalaman Paes bersama tim nasional menjadi nilai tambah yang membuatnya berpeluang besar menjadi penjaga gawang awal.

 

Tiga bek utama kemungkinan besar diisi oleh Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner. Kombinasi ini dinilai cukup andal untuk menghadapi kekuatan Oman yang dikenal memiliki postur tubuh tinggi, kecepatan, dan pola permainan yang terstruktur. Elkan Baggott akan menjadi andalan dalam duel udara, sedangkan Justin Hubner yang berperan sebagai bek kiri dalam skema ini mampu memberikan kontribusi lebih dalam membangun serangan dari belakang.

 

Di sisi kanan pertahanan, Kevin Diks diperkirakan akan mengisi posisi sayap bertahan. Kemampuannya yang seimbang dalam bertahan dan menyerang sangat dibutuhkan untuk menahan laju serangan lawan. Sementara di sisi kiri, Dony Tri Pamungkas bisa menjadi kejutan. Pemain muda ini memiliki energi dan kecepatan yang bagus untuk membantu memperlebar ruang serangan tim.

 

Bagian tengah lapangan kemungkinan diisi oleh Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk. Joey akan bertugas memutus alur serangan lawan, sedangkan Calvin berperan menjaga kelancaran penguasaan bola.

 

Foto : Calvin Verdonk

Foto : Joey Peluppesy


Sektor serangan menjadi salah satu yang paling menarik untuk diamati. Marselino Ferdinan berpeluang mendapatkan tempat di tim inti setelah mendapatkan apresiasi langsung dari Herdman selama sesi latihan. Pelatih asal Kanada itu menyatakan bahwa Marselino masih memiliki kesempatan terakhir untuk membuktikan kualitasnya sebelum pertandingan dimulai. Jika diturunkan sejak awal, ia akan berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan depan.

 

Bersama Marselino, Ragnar Oratmangoen juga diproyeksikan menduduki posisi penyerang kedua. Kelincahan dan kemampuannya menekan pertahanan lawan sangat berguna untuk membuka ruang serangan. Sedangkan di posisi penyerang tunggal, Ole Romeny menjadi kandidat terkuat untuk menjadi ujung tombak utama yang memanfaatkan umpan-umpan dari sisi lapangan.

 

Foto : Ole Romany


Perkiraan susunan pemain inti Timnas Indonesia :

Maarten Paes; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Dony Tri Pamungkas; Marselino



(Firman, Z. A Prd) 



#BinasumutNews

Tuesday, June 2, 2026

Gubernur Sumut Bobby Nasution Ajak BNNP Sumut Berantas Narkoba Sampai Ke Akar

 

BinasumutNews



Binasumut



Medan, 2 juni 2026




🤝 Perkuat Sinergi, Bobby Nasution Ajak BNNP Sumut Berantas Narkoba Sampai Ke Akar

 


MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menegaskan komitmen kuat pemerintah daerahnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari ancaman narkotika. Dalam pertemuan resmi dengan jajaran pimpinan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Gubernur Bobby meminta agar kerja sama dan kolaborasi antarlembaga diperkuat secara maksimal. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memutus mata rantai peredaran barang haram yang kian mengkhawatirkan di wilayah Sumut.

 

Audiensi yang berlangsung bersama Kepala BNNP Sumut, Brigadir Jenderal Polisi Tatar Nugroho, membahas sejumlah langkah taktis penanganan masalah narkoba. Bobby Nasution menekankan perlunya penanganan yang fokus dan terpusat, terutama di titik-titik rawan yang menjadi jalur masuk sekaligus pusat peredaran narkoba di wilayah ini.

 

Tidak hanya berhenti pada arahan kebijakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan nyata. Salah satunya adalah ketersediaan bantuan dari sisi anggaran, guna memastikan setiap program pemberantasan dan pencegahan yang dijalankan BNNP Sumut dapat berjalan efektif tanpa hambatan.

 

"Kita harus serius menangani masalah ini agar Sumatera Utara benar-benar bisa terbebas dari jeratan narkoba. Semua pihak harus bergerak satu tujuan demi menyelamatkan generasi kita," tegas Bobby Nasution dalam pertemuan tersebut.

 

 

 

📊 Data Mencemaskan: Sumut Peringkat Pertama Nasional

 

Sementara itu, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, memaparkan fakta lapangan yang menjadi perhatian serius. Berdasarkan data yang dihimpun, Sumatera Utara saat ini masih menempati posisi peringkat pertama secara nasional dalam hal jumlah warga yang tercatat sebagai pengguna narkoba.

 

Angka ini sangat tinggi jika dikaitkan dengan jumlah penduduk provinsi ini yang mencapai sekitar 15 juta jiwa. Diperkirakan, sekitar 10 persen dari total populasi atau setara dengan 1,5 juta orang telah terjerumus menjadi pengguna narkoba. Angka yang sangat besar dan menjadi alarm bahaya bagi masa depan daerah.

 

 

 

⚠️ Ancaman Melebar: Masuk ke Sekolah & Desa

 

Kondisi yang ada saat ini pun dinilai semakin kompleks dan mengkhawatirkan. Tatar Nugroho menyampaikan bahwa pola peredaran narkoba telah mengalami perubahan. Dulu penyebaran lebih banyak terjadi di kota besar dan menyasar kelompok usia produktif saja, namun kini jangkauannya telah meluas.

 

"Yang paling kita khawatirkan sekarang adalah peredaran ini sudah tidak lagi hanya di perkotaan atau orang dewasa saja. Narkoba sudah mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan, dan yang lebih memprihatinkan mulai menjangkiti anak-anak usia sekolah," ungkap Tatar.

 

Fakta ini menjadi alasan utama mengapa Gubernur Bobby Nasution menginginkan intervensi yang lebih masif dan terpadu. Kolaborasi antara Pemprov dan BNNP Sumut diharapkan mampu menutup celah peredaran, menindak tegas pengedar, serta memperbanyak program pemulihan dan pencegahan agar angka penggunaan narkoba di Sumatera Utara dapat turun drastis dan tidak lagi menjadi peringkat tertinggi di Indonesia.




(Firman, Z. A Prd) 



#BinasumutNews

Inilah Sosok Gubernur Sumatera Utara Dari Masa Awal Sampai Sekarang

 



Binasumut


Medan, 2 Juni 2026





Daftar Lengkap Gubernur Sumatera Utara : Dari Masa Awal Hingga Sekarang
 


MEDAN – Provinsi Sumatera Utara resmi terbentuk sejak 1 Juni 1948. Sejak saat itu, kepemimpinan daerah ini dijalankan oleh serangkaian tokoh terpilih yang memegang jabatan Gubernur, membawa arah pembangunan dan kemajuan bagi masyarakat Sumut hingga saat ini. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama Gubernur beserta masa baktinya secara berurutan, lengkap dengan catatan singkat peran mereka dalam sejarah pemerintahan daerah .
 
 
 
📜 Daftar Nama & Masa Jabatan
 
1. Sutan Mohammad Amin Nasution



- Masa bakti: 1 Juni 1948 – 17 Mei 1949
- Menjabat sebagai Gubernur pertama saat provinsi baru dibentuk, berperan besar menata struktur pemerintahan awal pasca kemerdekaan.
2. Ferdinand Lumbantobing



- Masa bakti: 17 Mei 1949 – 23 Oktober 1950
- Melanjutkan penyusunan dasar pemerintahan di tengah masa transisi dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
3. Abdul Hakim Harahap



- Masa bakti: 23 Oktober 1950 – 1 Mei 1953
- Fokus pada penguatan lembaga daerah dan penyatuan wilayah-wilayah kabupaten/kota di bawah naungan Sumatera Utara.
4. Zainal Abidin



- Masa bakti: 1956 – 1960
- Memimpin di masa perkembangan awal pembangunan ekonomi dan perkebunan yang mulai tumbuh pesat di Sumut.
5. Raja Djundjungan Lubis



- Masa bakti: 1960 – 1963
- Menjalankan pemerintahan di tengah dinamika politik nasional, tetap menjaga stabilitas daerah.
6. Eny Karim



- Masa bakti: 1963 – 1963 (Peralihan)
- Menjabat sementara dalam masa transisi kepemimpinan sebelum penunjukan gubernur definitif berikutnya.
7. Ulung Sitepu



- Masa bakti: 1963 – 1965
- Memimpin saat perubahan besar struktur pemerintahan daerah, namun masa jabatannya berakhir seiring peristiwa politik nasional tahun 1965.
8. Roos Telaumbanua



- Masa bakti: 1965 – 1967
- Bertugas menstabilkan kembali suasana keamanan dan pemerintahan pasca gejolak politik, sebagai jembatan menuju era Orde Baru.
9. Marah Halim Harahap



- Masa bakti: 1967 – 1978
- Salah satu gubernur terlama di era Orde Baru. Dikenal sebagai pelopor pembangunan fisik, jalan raya, sekolah, dan fasilitas kesehatan hingga ke pelosok desa .
10. Edward Wellington Pahala Tambunan



- Masa bakti: 1978 – 1983
- Melanjutkan pembangunan dengan fokus utama pada program transmigrasi, pengembangan pertanian, dan sektor perkebunan rakyat .
11. Kaharuddin Nasution



- Masa bakti: 1983 – 1988
- Membangun sejumlah ikon penting, antara lain Stadion Teladan dan pengembangan Bandar Udara Polonia sebagai gerbang utama Sumatera Utara saat itu .
12. Raja Inal Siregar



- Masa bakti: 1988 – 13 Juni 1998
- Memimpin hampir satu dekade, menyelesaikan banyak proyek strategis dan menyeimbangkan pembangunan perkotaan serta pedesaan menjelang masa reformasi .
13. Tengku Rizal Nurdin



- Masa bakti: 13 Juni 1998 – 5 September 2005
- Gubernur pertama di era Reformasi. Berjuang memulihkan ekonomi pasca krisis moneter, namun berhenti menjabat karena musibah kecelakaan pesawat saat bertugas.
14. Rudolf Pardede



- Masa bakti: 10 Maret 2006 – 16 Juni 2008
- Menjabat melanjutkan sisa masa jabatan, fokus pada pemulihan pasca bencana dan penguatan pelayanan publik.
15. Syamsul Arifin



- Masa bakti: 16 Juni 2008 – 21 Maret 2011
- Terpilih melalui pemilihan tidak langsung, memprioritaskan peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan daerah pesisir.
16. Gatot Pujo Nugroho



- Masa bakti: 21 Maret 2011 – 4 Agustus 2015
- Awalnya menjabat Pelaksana Tugas, kemudian terpilih langsung rakyat tahun 2013. Banyak program di bidang pendidikan dan kesehatan, namun berakhir sebelum masa jabatan selesai.
17. Tengku Erry Nuradi



- Masa bakti: 11 Agustus 2015 – 16 Juni 2018
- Mengambil alih kepemimpinan untuk menyelesaikan sisa periode, melanjutkan agenda pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
18. Edy Rahmayadi



- Masa bakti: 5 September 2018 – 5 September 2023
- Terpilih lewat Pilkada serentak 2018. Fokus utama: pembangunan jalan lintas, penanganan banjir, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
19. Bobby Nasution



- Masa bakti: 20 Februari 2025 – Sekarang
- Gubernur hasil Pilkada 2024, menjabat hingga 2030. Mengusung visi pembangunan modern, kota layak huni, dan peningkatan kualitas layanan publik di seluruh Sumatera Utara .
 
 
 
✅ Ringkasan Penting
 
Dari tahun 1948 hingga kini, sudah ada 19 orang tokoh yang dipercaya memimpin Sumatera Utara. Masing-masing membawa gaya dan prioritas pembangunan yang berbeda, sesuai tantangan zamannya. Mulai dari masa pembentukan daerah, era pembangunan fisik, hingga masa reformasi dan demokrasi langsung saat ini, jejak kepemimpinan mereka menjadi bagian penting sejarah kemajuan Sumut.





(Firman, Z. A Prd) 




#BinasumutNews


7 Pengusaha Sukses & Terkaya Asal Sumatera Utara, Siapa Dia.??



Binasumut


Medan, 2 juni 2026



🧑‍💼 Daftar Pengusaha Sukses & Terkaya Asal Sumatera Utara : Profil, Lahir, Dan Nilai Kekayaan

 

MEDAN – Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa. Daerah ini melahirkan banyak tokoh pengusaha kelas dunia yang menguasai bisnis di sektor perkebunan, industri, media, hingga jasa. Berikut adalah daftar lengkap profil pengusaha ternama asal Sumut, lengkap dengan tempat/tanggal lahir, usaha utama, dan estimasi kekayaan terbaru versi Forbes & data ekonomi 2025–2026 .

 

 

 1. Sukanto Tanoto



 - Nama Lahir: Tan Kang Hoo

- Tempat, Tanggal Lahir: Belawan, Medan, 25 Desember 1949

- Bisnis Utama: Pendiri & Pemilik Royal Golden Eagle (RGE) Group; bergerak di industri kertas, pulp, kelapa sawit, energi, dan tekstil. Memiliki anak usaha besar seperti PT Toba Pulp Lestari, APRIL, dan Asian Agri.

- Nilai Kekayaan: US$ 3,1 Miliar (sekitar Rp 48,5 Triliun) – masuk daftar 20 orang terkaya Indonesia.

- Kisah Singkat: Mulai usaha dari toko suku cadang kecil umur 17 tahun, kini imperiumnya beroperasi di lebih dari 10 negara dengan puluhan ribu karyawan.

 

 

 2. Bachtiar Karim



 - Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 5 November 1957 

- Bisnis Utama: Pemimpin & Pemilik Grup Musim Mas; salah satu produsen minyak kelapa sawit dan turunannya terbesar dunia, beroperasi di Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika .

- Nilai Kekayaan: US$ 4 Miliar (sekitar Rp 62,5 Triliun) – pengusaha Muslim terkaya di Indonesia .

- Kisah Singkat: Melanjutkan bisnis keluarga yang didirikan ayahnya, membawa Musim Mas menjadi merek global yang sangat disegani di pasar internasional.

 

 

3. Martua Sitorus



 - Nama Lahir: Thio Seng Hap

- Tempat, Tanggal Lahir: Pematangsiantar, 6 Februari 1960 

- Bisnis Utama: Pendiri Wilmar International (bersama Kuok Khoon Hong) dan Gama Corporation. Wilmar adalah pengolah kelapa sawit terbesar di dunia; Gama bergerak di semen, properti, dan energi .

- Nilai Kekayaan: US$ 2,3 Miliar (sekitar Rp 36 Triliun).

- Kisah Singkat: Bermodal jual ikan dan kelapa sawit muda, kini menjadi raja agribisnis dunia; masuk jajaran orang terkaya dunia versi Forbes.

 

 

 4. Surya Paloh



 - Nama Lengkap: Surya Dharma Paloh

- Tempat, Tanggal Lahir: Kutaraja (sekarang Banda Aceh), dibesarkan & berusaha di Medan, 16 Juli 1951

- Bisnis Utama: Pendiri Media Group – pemilik Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post; juga berbisnis perhotelan, katering, pertambangan, dan jasa.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan mencapai Rp 8,5 – 12 Triliun.

- Kisah Singkat: Bermula dari pedagang ikan asin dan karung goni di pasar Medan, kini menjadi pengusaha media dan tokoh politik berpengaruh nasional.

 

 

 5. Luhut Binsar Pandjaitan



 - Tempat, Tanggal Lahir: Simanindo, Samosir, 28 September 1947

- Bisnis Utama: Pemilik Toba Sejahtera Group; bergerak di pertambangan batu bara, perkebunan, energi, dan infrastruktur. Menaungi PT Toba Bara Sejahtera Tbk.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 6 – 9 Triliun.

- Kisah Singkat: Dari jenderal TNI purnawirawan, sukses membangun konglomerasi besar yang berperan penting di sektor energi Indonesia.

 

 

 

6. Keluarga Ginting

 

- Asal: Tanah Karo, berpusat usaha di Medan

- Tokoh Utama: Drs. Kosmas Ginting & keluarga

- Bisnis Utama: Penguasa bisnis perkebunan, hotel, dan properti. Memiliki jaringan hotel berbintang di Sumut, perkebunan teh/kopi, dan usaha agribisnis luas.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 4 – 6 Triliun (kekayaan keluarga).

- Kisah Singkat: Salah satu konglomerat tertua dan paling tertutup, pengaruhnya sangat besar di ekonomi wilayah Tanah Karo hingga Medan.

 

 

 

7. Rahmat Shah



 - Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 23 Oktober 1950 

- Bisnis Utama: Pendiri PT Unitwin Indonesia, bergerak di perdagangan internasional, perkebunan, properti, dan industri aluminium.

- Nilai Kekayaan: Diperkirakan Rp 1,5 – 2,5 Triliun .

- Kisah Singkat: Mulai sebagai manajer bengkel, kini menjadi pengusaha nasional sekaligus filantropis yang aktif melestarikan alam dan satwa.

 

 

 

Ringkasan Singkat

 

Dari daftar di atas, terlihat bahwa kekuatan ekonomi Sumatera Utara bertumpu pada sektor agribisnis (sawit/kopi/teh), industri pengolahan, dan perdagangan. Nilai kekayaan di atas adalah estimasi terbaru berdasarkan data majalah Forbes dan laporan ekonomi tahun 2025–2026, dapat berubah mengikuti fluktuasi pasar dan nilai tukar rupiah.




(Firman, Z. A PRD) 


#BinasumutNews