Minggu, 14 Juni 2026

🔥 Pelemparan Bom Molotov di Rantauprapat Dipicu Dendam Asmara

 




BinasumutNews



Medan, 14 Juni 2026



🔥 Pelemparan Bom Molotov di Rantauprapat: Dipicu Dendam Asmara, Bukan Aksi Teror

 

BinasumutNews | Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu bersama tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Satuan Tugas Densus 88 Antiteror berhasil mengungkap kasus pembakaran yang dilakukan dengan cara melempar bom molotov ke sebuah tempat usaha di kawasan Rantauprapat. Berdasarkan hasil penyelidikan dan konferensi pers resmi, aksi kekerasan ini didorong oleh persoalan pribadi, bukan gerakan atau jaringan terorisme.

 

 

 

🕯️ Kronologi Kejadian

 

Peristiwa berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 dini hari, tepatnya di Barbershop Pleasure, yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan.

 

Komplotan pelaku datang menggunakan sebuah mobil sewaan berjenis Daihatsu Ayla berwarna putih. Sesampainya di lokasi, mereka merakit empat buah bom molotov dari botol kaca, lalu melemparkannya secara bergantian ke dalam bangunan. Ledakan yang terjadi langsung memicu kebakaran hebat dan menghanguskan sebagian besar isi tempat usaha tersebut.

 

Akibat peristiwa ini, pemilik usaha bernama Madhan Ali Husein Pohan beserta adiknya, Akdela Amaroz Ananta Pohan, yang sedang berada di dalam ruangan mengalami luka bakar cukup parah. Keduanya kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

 

 

 

❗ Motif: Dendam Pribadi, Bukan Teror

 

Karena menggunakan alat peledak rakitan, kepolisian sempat melibatkan Densus 88 untuk melakukan pemeriksaan awal. Namun hasil penyelidikan mendalam mengungkapkan latar belakang kejadian yang sangat berbeda.

 

Dalang utama dengan inisial RHZ diketahui menyimpan rasa sakit hati. Beberapa waktu sebelum insiden, ia mendatangi mantan kekasihnya yang sedang berada di sekitar lokasi barbershop dan terlibat pertengkaran. Saat itu, pemilik usaha menegur RHZ agar tidak menimbulkan keributan di tempatnya. Merasa tidak terima dengan teguran tersebut, RHZ kemudian pergi ke Kota Medan dan mengajak sejumlah temannya untuk merencanakan aksi balas dendam.

 

 

 

🚓 Penangkapan dan Proses Hukum

 

Tim penyidik bergerak cepat dan berhasil melacak keberadaan pelaku kurang dari 24 jam pascakejadian, tepatnya pada Rabu, 10 Juni 2026, di Kota Medan.

 

Sebanyak 4 orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya masih dalam status buron dan dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Dari penggeledahan dan pemeriksaan, polisi menyita barang bukti meliputi:

 

- Pecahan botol bekas bom molotov

- 5 unit telepon genggam

- Pakaian yang digunakan saat beraksi

- Dokumen identitas pelaku

- Mobil Daihatsu Ayla yang dipakai untuk ke lokasi

 

Keempat tersangka kini ditahan di Polres Labuhanbatu. Mereka dijerat dengan pasal pidana yang mengancam perbuatan dengan sengaja menimbulkan kebakaran atau ledakan yang dapat membahayakan nyawa dan harta benda orang lain, dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat.

 

 

 

📌 Sumber: Konferensi Pers Polres Labuhanbatu, Rilis Resmi Polda Sumut


Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews

🕊️ Klaim Berakhirnya Konflik AS–Iran: Antara Pengumuman Sepihak dan Realita Diplomasi

Ilustrasi: Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, di tengah dinamika ketegangan militer dan proses diplomasi kedua negara.





BinasumutNews



Medan, 14 Juni 2026





🕊️ Klaim Berakhirnya Konflik AS–Iran: Antara Pengumuman Sepihak dan Realita Diplomasi

 

BinasumutNews | Analisis Internasional — Pertengahan Juni 2026 menyajikan dinamika diplomatik yang menarik sekaligus membingungkan dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Melalui akun media sosial Truth Social dan pernyataan resmi di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengumumkan bahwa perang dengan Iran telah berakhir, bersamaan dengan pembatalan rencana serangan militer yang telah disiapkan. Namun, pernyataan tersebut langsung mendapatkan tanggapan yang berbeda dari pihak Teheran.

 

 

 

📢 Apa Yang Disampaikan Pihak Amerika?

 

Dalam pengumumannya, Trump menyatakan telah memutuskan untuk membatalkan rencana serangan militer berskala besar terhadap Iran. Keputusan itu diambil, menurutnya, setelah memperoleh keyakinan bahwa kesepakatan damai antara kedua negara sudah berada di ambang penyelesaian.

 

Saat memberikan pernyataan di Ruang Oval, Trump lebih lanjut menyebut bahwa AS telah mencapai kesepakatan besar yang rencananya akan segera ditandatangani. Dukungan atas pandangan ini juga disampaikan oleh pejabat senior Gedung Putih, yang menilai peluang keberhasilan proses negosiasi ini mencapai angka 80 hingga 85 persen.

 

 

 

🤝 Tanggapan Berhati-hati dari Iran

 

Berbeda dengan nada kepastian dari Washington, pemerintah Iran memberikan tanggapan yang lebih berhati-hati dan meluruskan konteks perundingan. Melalui saluran resmi, pihak Teheran menegaskan bahwa belum ada kesepakatan tertulis maupun nota kesepahaman yang disetujui secara resmi oleh kedua belah pihak.

 

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, hanya membenarkan bahwa jalur diplomasi memang terus berjalan dan posisi kedua pihak saat ini berada pada titik terdekat menuju kesepakatan jika dibandingkan periode sebelumnya. Namun ia mengingatkan publik internasional untuk tidak langsung memercayai klaim sepihak, mengingat dalam perjalanan panjang hubungan kedua negara, sudah banyak pengumuman serupa yang belum membuahkan hasil nyata.

 

 

 

📌 Konfirmasi dari Pihak Mediasi

 

Keterangan tambahan datang dari pihak ketiga yang terlibat dalam jalur perundingan. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengonfirmasi bahwa draf akhir langkah-langkah untuk meredakan ketegangan memang telah disusun melalui mekanisme diplomasi regional. Hal ini mempertegas bahwa proses sedang berlangsung, meskipun tahap penyelesaian akhirnya belum ditandatangani secara resmi.

 

 

 

🧠 Pandangan Bijak Menyikapi Situasi

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia diplomasi internasional, pengumuman belum selalu sama dengan kenyataan yang mengikat. Perbedaan nada antara kedua pihak menunjukkan bahwa masih ada ruang negosiasi yang perlu diselesaikan sebelum kesepakatan dapat dikatakan final.

 

Bagi pengamat dan masyarakat luas, sikap yang paling tepat adalah tetap mengikuti perkembangan secara cermat, tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, dan menunggu adanya bukti kesepakatan yang disepakati bersama. Proses menuju perdamaian sering kali membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan komitmen yang kokoh dari kedua belah pihak agar benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi stabilitas kawasan dan dunia.

 

 

 

📌 Sumber: Laporan media internasional terpercaya, pernyataan resmi Gedung Putih, Kantor Luar Negeri Iran, dan keterangan pemerintah Pakistan


Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews

Sabtu, 13 Juni 2026

Bobby Nasutiion Ultimatum Pelaku Pungli di Kawasan Sidebuk-debuk Kabupaten Karo

 

Kolase: Kiri — Tampak depan kawasan wisata Pemandian Air Panas Alam Sibayak (Sidebuk-debuk), Kabupaten Karo. Kanan — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang memberikan ultimatum penertiban pungutan liar di lokasi tersebut.







BinasumutNews



Medan, 13 Juni 2026





⚠️ Ultimatum Keras Gubernur Bobby : Bersihkan Pungli di Sidebuk-debuk atau Pemprov Yang Turun Tangan

 

BinasumutNews | Medan – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melontarkan peringatan tegas sekaligus ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Karo. Ia meminta agar masalah maraknya pungutan liar dan praktik premanisme di kawasan wisata Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk segera dibereskan secara tuntas.

 

Bobby menegaskan, jika dalam waktu dekat Pemkab Karo tidak mampu memberikan solusi nyata dan membersihkan jalur wisata tersebut dari pungli, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan turun tangan langsung mengambil alih penanganannya.

 

 

 

📢 Keluhan Masyarakat Terus Berulang

 

Keputusan tegas ini diambil karena keluhan dari wisatawan dan warga sekitar terus mengalir dan belum menemukan penyelesaian yang memuaskan. Menurut Gubernur Bobby, kondisi yang berulang ini menunjukkan bahwa penanganan dari tingkat kabupaten belum berjalan maksimal.

 

“Saya sudah sering dengar laporan. Kalau Pemkab Karo tidak sanggup membereskan, jangan khawatir — Pemprov yang akan masuk dan selesaikan sampai bersih,” tegasnya.

 

 

 

🎯 Lebih dari Sekadar Masalah di Tempat Wisata

 

Pungutan liar di Sidebuk-debuk bukan satu-satunya masalah yang dikeluhkan. Gubernur juga menyebutkan adanya laporan serupa dari warga Karo terkait pungutan liar sehari-hari, salah satunya adalah penarikan uang ilegal dengan alasan biaya sampah yang dilakukan oleh oknum preman.

 

Praktik semacam ini dinilai sangat merugikan dua sisi sekaligus:

✅ Merusak citra pariwisata: Membuat wisatawan enggan berkunjung kembali

✅ Membatasi kenyamanan: Menekan ekonomi warga dan pengunjung secara tidak adil

 

 

 

📌 Komitmen Demi Sumut yang Bersih dan Ramah

 

Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemprov Sumut mewujudkan lingkungan usaha dan wisata yang aman, tertib, dan bebas dari pungutan liar. Kawasan seperti Sidebuk-debuk seharusnya menjadi kebanggaan daerah, bukan tempat yang menakutkan bagi pengunjung.

 

Masyarakat dan wisatawan pun berharap ultimatum ini menjadi langkah awal agar ke depannya kawasan wisata tersebut benar-benar bersih, nyaman, dan berkontribusi maksimal bagi kesejahteraan warga Karo.

 

 

 

📌 Sumber: Detik.com, Kompas Medan, Sumutpos



Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews

Diikuti Lebih Dari 1.000 Pelari Dari 34 Negara, Bobby Nasution Secara Resmi Melepas Pelari Lintas Alam Internasional 2026 di Samosir

 

Suasana pelepasan peserta Trail of The Kings (TOTK) 2026 by UTMB di Waterfront City Pangururan, Samosir, 12–14 Juni 2026, dihadiri langsung Gubernur Sumut Bobby Nasution dan para pelari dari berbagai negara.





BinasumutNews



Medan, 13 Juni 2026





🏃‍♂️ Trail Of The Kings 2026: Lari Lintas Alam Kelas Dunia Berlangsung Meriah di Samosir

 

BinasumutNews | Samosir – Suasana pagi hari di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, terasa berbeda dan penuh semangat. Hari ini, Sabtu 13 Juni 2026, ajang lari lintas alam internasional paling bergengsi, Trail of The Kings (TOTK) 2026 by UTMB, resmi berlangsung dan menjadi pusat perhatian pencinta olahraga dari dalam maupun luar negeri.

 

Menjadi bagian resmi dari rangkaian UTMB World Series, acara ini digelar selama tiga hari penuh, mulai tanggal 12 hingga 14 Juni 2026, dan telah mengukuhkan Danau Toba sebagai salah satu destinasi lari alam terbaik di dunia.

 

 

 

🚀 Pelepasan Dimulai Sejak Dini Hari

 

Semangat sudah membara sejak dini hari. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara resmi melepas keikutsertaan pelari untuk kategori utama 100 Kilometer tepat pada pukul 03.00 WIB. Suasana semakin meriah dengan sorak dukungan warga yang sudah berkumpul sejak pagi buta.

 

Tak hanya kategori utama, pelepasan juga dilakukan secara bertahap sepanjang pagi hari untuk rute 60 Kilometer dan 28 Kilometer, memberi kesempatan lebih luas bagi peserta dari berbagai tingkat kemampuan.

 

 

 

🌍 Diikuti Lebih dari 1.000 Pelari dari 34 Negara

 

Tahun kedua penyelenggaraan ini mencatat peningkatan yang sangat membanggakan. Sebanyak 1.015 pelari turun ke lintasan, yang datang dari 34 negara berbeda — meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh peserta dari 27 negara.

 

Mereka datang dari berbagai penjuru dunia, mulai dari negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand, hingga Asia Timur, Asia Selatan, sampai Eropa seperti Prancis. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa TOTK sudah diakui kualitasnya di kancah internasional.

 

 

 

⛰️ Menaklukkan Keindahan dan Tantangan Alam Samosir

 

Yang membuat ajang ini istimewa adalah rute lintasannya yang memadukan tantangan ekstrem dengan keindahan alam yang tiada duanya. Para pelari akan melintasi:

✅ Perbukitan dan hutan asri Pulau Samosir

✅ Desa-desa adat Batak yang masih kental tradisinya

✅ Kawasan Geopark Kaldera Toba yang masuk warisan dunia

✅ Jalur bersejarah dan sakral Pusuk Buhit

 

Setiap langkah yang ditempuh bukan sekadar menguji ketahanan fisik, tapi juga menjadi perjalanan menjelajahi pesona alam dan kekayaan budaya Sumatera Utara.

 

 

 

🎯 Dorong Ekonomi Lokal & Hiburan Meriah

 

Lebih dari sekadar ajang olahraga, Trail of The Kings 2026 juga menjadi penggerak roda perekonomian daerah. Pemerintah Provinsi Sumut memanfaatkan momen ini untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal, serta memperkenalkan Danau Toba sebagai tujuan wisata olahraga kelas dunia.

 

Tak ketinggalan kemeriahan di malam harinya! Penonton dan peserta dapat menikmati festival musik gratis di Waterfront City, yang akan dimeriahkan oleh penampilan grup band ternama The Changcuters, serta kebanggaan lokal Marsada Band sebagai puncak perayaan acara.

 

 

 

Jangan lewatkan keseruan ajang ini yang membanggakan nama Sumatera Utara di mata dunia!

 

📌 Sumber: Informasi resmi penyelenggara dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara



Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews



PRSU 2026 Kembali Hadir : Merayakan 50 Tahun "Harmoni Emas" Sumatera Utara

Poster resmi peringatan 50 Tahun Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dengan tema "Harmoni Emas", berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kompleks PRSU Medan.





BinasumutNews



Medan, 13 Juni 2026




🎉 PRSU 2026 Kembali Hadir : Merayakan 50 Tahun Harmoni Emas Sumatera Utara

 

BinasumutNews | Medan – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2026 resmi digelar dalam momen istimewa: memperingati usianya yang ke-50. Mengusung tema " Harmoni Emas ", perhelatan akbar ini menjadi bukti perjalanan setengah abad PRSU dalam mempersatukan keberagaman budaya, memajukan ekonomi, dan memperkenalkan potensi terbaik daerah ini ke masyarakat luas.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan acara ini bisa dikunjungi oleh 300.000 orang sepanjang pelaksanaannya. Seluruh unsur penyelenggara diminta bekerja maksimal agar PRSU kali ini berlangsung lebih megah, tertata, dan memberikan manfaat lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

 

 

📅 Kapan dan Di Mana Berlangsung?

 

Pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara ini akan dibuka selama satu bulan penuh, sehingga memberi kesempatan luas bagi siapa saja untuk berkunjung:

 

✅ Tanggal: 3 Juli hingga 2 Agustus 2026

✅ Lokasi: Kompleks Pekan Raya Sumatera Utara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Km 5, Kota Medan

 

 

 

✨ Beragam Kegiatan Menarik yang Ditunggu

 

Menyambut usia emasnya, panitia telah menyiapkan rangkaian acara yang lengkap untuk semua kalangan:

 

🔹 Paviliun 33 Kabupaten/Kota

Jelajahi kekayaan budaya, lihat rumah adat, dan ketahui langsung pencapaian pembangunan serta potensi unggulan dari seluruh daerah di Sumut.

 

🔹 Sumut Merchant Coffee Culture

Surga bagi pencinta kopi! Di sini pengunjung bisa mencicipi dan mengenal lebih dekat ragam kopi terbaik yang menjadi kebanggaan komoditas Sumatera Utara.

 

🔹 Bazar UMKM & Festival Kuliner

Tersedia beragam produk kerajinan, hasil pertanian, hingga makanan khas daerah yang lezat dan terjangkau. Ini juga kesempatan emas bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.

 

🔹 Hiburan & Konser Musik

Panggung utama akan dimeriahkan penampilan grup musik lokal, hingga deretan artis ibu kota yang siap menghibur pengunjung setiap harinya.

 

🔹 Wahana & Kompetisi Seru

Berbagai permainan seru dan lomba menarik disiapkan untuk keluarga, anak-anak, maupun remaja, lengkap dengan hadiah-hadiah yang menggiurkan.

 

 

 

Dengan konsep yang semakin baik, PRSU 2026 tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi ajang memajukan perekonomian masyarakat sekaligus melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki Sumatera Utara.

 

Jangan lewatkan momen spesial ini! Catat jadwalnya dan ajak keluarga serta teman-teman untuk merasakan kemeriahan PRSU 2026.

 

📌 Sumber: Akun resmi PRSU (@prsu.official) dan informasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara



Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews

Justin Hubner Resmi Menikahi Jennifer Coppen, Usai Resmi Jadi Muallaf

 

Berbagai momen bahagia rangkaian pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen, mulai dari prosesi adat, akad nikah, hingga momen kebersamaan keluarga di Bali, Jumat 12 Juni 2026.





BinasumutNews



Medan, 13 Juni 2026




✨ Justin Hubner Resmi Menikahi Jennifer Coppen, Usai Resmi Jadi Mualaf




BinasumutNews – Kabar bahagia datang dari pesepakbola Timnas Indonesia, Justin Hubner. Ia resmi mengikat janji suci dengan aktris Jennifer Coppen pada hari Jumat, 12 Juni 2026. Prosesi akad nikah berlangsung secara sakral dan penuh kehangatan di kawasan Tirtha Bali, Uluwatu, Bali.

 

 

 

🕌 Langkah Awal : Resmi Memeluk Agama Islam

 

Sebelum melangsungkan pernikahan, Justin Hubner mengambil keputusan penting untuk memeluk agama Islam agar seiman dengan Jennifer Coopen. Langkah spiritual ini menjadi momen yang dinanti banyak orang, menandakan kesungguhannya membangun rumah tangga yang harmonis.

 

Dalam prosesi ijab kabul, Justin menyerahkan mahar berupa tiga keping emas sebagai tanda keseriusan dan tanggung jawabnya kepada sang istri.

 

 

 

📜 Rangkaian Acara Pernikahan

 

Pernikahan mereka digelar dalam beberapa tahapan, mengusung perpaduan adat tradisional Indonesia dan konsep internasional:

 

✅ Pengajian & Siraman

Diselenggarakan pada Kamis hingga Jumat, 11–12 Juni 2026. Kedua mempelai menjalani ritual penyucian diri khas adat Jawa dengan penuh kekhidmatan, sebagai persiapan menyambut kehidupan baru.

 

✅ Akad Nikah

Berlangsung pada Jumat siang. Acara berlangsung tertutup, hanya dihadiri keluarga inti dan kerabat terdekat. Justin dan Jennifer tampil serasi mengenakan busana adat yang anggun, dipadu dengan kain batik khas Nusantara.

 

✅ Resepsi Besar

Pesta resepsi dengan konsep internasional dijadwalkan digelar pada Senin, 15 Juni 2026, untuk merayakan kebahagiaan bersama lebih banyak tamu undangan.

 

 

 

💖 Momen Penuh Haru

 

Kehadiran Kamari, putri kecil Jennifer Coppen, turut mencuri perhatian. Ia mengenakan pakaian senada dengan kedua orang tua barunya, menambah suasana hangat dan menyentuh hati sepanjang rangkaian acara.

 

Selain dihadiri keluarga, momen bahagia ini juga disiarkan secara eksklusif oleh stasiun televisi SCTV, sehingga bisa disaksikan oleh publik di seluruh Indonesia.

 

 

 

Selamat menempuh hidup baru untuk Justin Hubner dan Jennifer Coppen! Semoga rumah tangga mereka langgeng, sakinah, mawaddah, Warahmah. 




📌 Bina Sumut News | Berita dan Informasi Sumatera Utara & Nasional


Jumat, 12 Juni 2026

Demo BEM UI & Aliansi Massa di Jakarta : Tuntut Efisiensi Anggaran, Turunkan Harga, dan Evaluasi Kebijakan pemerintah

 

Massa aksi bergerak menuju kawasan Jalan Sudirman–Thamrin untuk menyampaikan tuntutan rakyat. | Dokumen: KompasTV





BinasumutNews


Medan, 12 Juni 2026


📰 Demo BEM UI & Ribuan Massa di Jakarta: Tuntut Efisiensi Anggaran, Turunkan Harga, dan Evaluasi Kebijakan Pemerintahannya




Jakarta – Ribuan massa yang digerakkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi mahasiswa Jakarta-Depok, komunitas pengemudi ojek daring, dan elemen masyarakat umum menggelar aksi unjuk rasa hari ini, Jumat. Aksi yang dimulai dengan long march dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman ini ditujukan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), namun sempat terhenti akibat pengamanan ketat yang diterapkan aparat keamanan.

 

 

 

📄 5 Tuntutan Utama Massa Aksi

 

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan komite aksi, massa menyampaikan lima poin krusial yang ditujukan kepada pemerintah:

 

✅ Setop Pemborosan Anggaran Negara

Mengecam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai tidak efisien, tidak tepat sasaran, dan banyak mengalir untuk hal-hal yang kurang mendesak.

 

✅ Turunkan Harga BBM dan Kebutuhan Pokok

Menanggapi lonjakan harga bahan bakar minyak dan sembako yang terus membebani daya beli masyarakat serta menekan kondisi ekonomi keluarga menengah ke bawah.

 

✅ Hentikan Program yang Dinilai Pemborosan

Mendesak penghentian dan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Kedua program tersebut dianggap memakan biaya besar namun manfaatnya belum terasa secara nyata bagi rakyat.

 

✅ Tolak Militerisme di Ranah Sipil

Menolak keterlibatan dan intervensi unsur militer secara berlebihan dalam ruang-ruang publik, kegiatan sosial, dan urusan yang menjadi kewenangan sipil semata.

 

✅ Pemerintah Akui Kesalahan Kebijakan

Meminta Presiden Prabowo Subianto dan jajarannya untuk berhenti mengelak serta mengakui sejumlah kebijakan yang dinilai diambil secara tergesa-gesa dan kurang mempertimbangkan kondisi rakyat.

 

 

 

🚧 Kondisi Terkini di Lapangan

 

Massa mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol keprihatinan atas kondisi negara saat ini. Berikut gambaran situasi terbaru sepanjang hari:

 

🔹 Pergerakan Tertahan di Kawasan Tosari

Langkah massa terhenti di sekitar wilayah Tosari karena dihadang oleh barikade besi dan pengamanan gabungan. Sehingga mereka belum dapat melanjutkan perjalanan hingga ke titik tujuan utama di Bundaran HI.

 

🔹 Keluhan Terkait Pengawasan Lalu Lintas

Muncul laporan dari warga dan pengguna media sosial bahwa sejumlah kamera pengawas lalu lintas (CCTV) di kawasan sekitar Bundaran HI tidak aktif selama aksi berlangsung. Hal ini menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran publik.

 

🔹 Arus Lalu Lintas Tersendat Parah

Kepadatan kendaraan terjadi di sepanjang koridor Jalan Sudirman hingga Thamrin. Sebagian jalur ditutup untuk keamanan aksi, sehingga melambatnya pergerakan kendaraan umum maupun pribadi.

 

🔹 Imbauan Relokasi Lokasi Aksi

Pihak Polda Metro Jaya mengajak perwakilan massa untuk memindahkan titik penyampaian pendapat ke lokasi yang lebih luas, seperti di depan Gedung DPR RI atau area Patung Kuda, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan lain.

 

 

 

🛡️ Sistem Pengamanan yang Diterapkan

 

Guna menjaga ketertiban dan keamanan bersama, aparat menyiapkan pengawalan dalam skala cukup besar:

 

🔹 Personel Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 4.151 petugas dari unsur Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia disiagakan di sekitar kawasan pusat kota Jakarta Pusat.

 

🔹 Dijalankan Secara Humanis

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan represif. Petugas dilarang membawa senjata api, bahkan terlihat ada yang duduk berdampingan dengan peserta aksi saat proses orasi berlangsung.

 

 

 

💡 Imbauan untuk Masyarakat

Pengguna jalan disarankan menghindari koridor Sudirman–Thamrin pada malam ini dan mencari rute perjalanan alternatif agar tidak terjebak kemacetan. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih berlangsung kondusif dan diawasi ketat oleh aparat.

 

 

 


Sumber: Rilis Resmi BEM UI, KompasTV, detikNews, 12 Juni 2026



Penulis : Tim Redaksi BinasumutNews