Rabu, 15 Juli 2026

Mentan Amran Sulaiman Ajak Mahasiswa USU Kawal Keberlanjutan Swasembada Pangan, Sumut Jadi Kontributor Utama

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Tengah) , Wakapolda Sumut, dan pejabat terkait berdiri khidmat di hadapan ratusan mahasiswa yang menghadiri kuliah umum tersebut.

 



BinasumutNews


Oleh; Admin

Tanggal: 15 Juli 2026




Mentan Amran Sulaiman Ajak Mahasiswa USU Kawal Keberlanjutan Swasembada Pangan, Sumut Jadi Kontributor Utama

 

MEDAN, 15 Juli 2026 – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman secara resmi mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengambil peran strategis mengawal keberlanjutan swasembada pangan nasional.


Hal ini disampaikannya dalam kuliah umum yang digelar di Auditorium USU, Rabu (15/7/2026).

 

Dalam pemaparannya, Mentan menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu kontributor utama sekaligus motor penggerak terbesar di balik keberhasilan Indonesia mencetak rekor lompatan sektor agraris yang diakui dunia.

 

Capaian Luar Biasa: Swasembada Pangan dan Peran Penting Sumut

 

Mentan memaparkan bahwa pada akhir tahun 2025, Indonesia sukses mencatatkan rekor pencapaian swasembada pangan tercepat dan tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), kemajuan sektor pertanian Indonesia kini menempati peringkat kedua terbaik di dunia, tepat di bawah Brasil.

 

Sumatera Utara menjadi penyumbang terbesar dengan lonjakan kapasitas produksi yang sangat signifikan. Melimpahnya hasil panen membuat gudang Perum Bulog di Sumut yang berkapasitas 73.000 ton terisi penuh, sehingga Bulog terpaksa menyewa gudang tambahan berkapasitas 21.000 ton untuk menampung stok pangan tersebut.

 

Ajakan Generasi Muda dan Komitmen Berantas Mafia Pangan

 

Di hadapan ratusan mahasiswa, Mentan mendorong civitas akademika USU untuk berperan aktif melalui riset, pengembangan teknologi pertanian modern, serta hilirisasi komoditas agraris. Hal ini diperlukan agar kedaulatan pangan nasional tidak hanya dicapai saat ini, namun berkelanjutan ke masa depan.

 

Secara tegas, Mentan juga menegaskan komitmen pemerintah memberantas mafia di sektor pangan. Kementerian Pertanian telah menindak ribuan pelanggaran distribusi pupuk serta mencopot belasan pegawai internal yang terbukti terlibat pelanggaran, demi melindungi hak petani dan devisa negara.

 

Suasana Dinamis: Interupsi dan Dialog Terbuka

 

Kuliah umum sempat berjalan dinamis saat dua mahasiswa masuk ke dalam auditorium dengan megafon dan menyuarakan penolakan terhadap sejumlah proyek pangan yang dinilai merugikan masyarakat. Menyikapi hal itu, Mentan merespons dengan tenang dan terbuka, bahkan mengundang kedua mahasiswa naik ke podium untuk berdialog menggunakan data yang akurat.

 

Kedua mahasiswa tersebut memilih menolak ajakan diskusi dan meninggalkan lokasi, sehingga acara segera berjalan kembali kondusif.

 

Dukungan Pihak Terkait

 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, serta perwakilan Perum Bulog. Rektor USU menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kunjungan Mentan, yang dinilai menjadi inspirasi nyata bagi mahasiswa dalam membangun ketahanan pangan di tengah tantangan krisis global.

 


Sumber: Diskominfo Sumut, Kementrian Pertanian

BinasumutNews - Berita Terpercaya dari Sumut

Gubsu Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Matang, Atlet Tanpa Keluhan

Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima seragam tim olahraga Sumatera Utara dari Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, sebagai simbol dukungan penuh terhadap persiapan Porprovsu XII 2026 serta pembinaan atlet menuju PON XXII 2028.

 


BinasumutNews


Oleh : Admin

Tanggal :15 Juli 2026



Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Matang, Pastikan Atlet Bebas Keluhan

 

MEDAN, 15 Juli 2026 – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026 dimatangkan secara menyeluruh. Pelaksanaan ajang ini harus berjalan sukses tanpa menyisakan keluhan dari atlet maupun peserta, dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih unggul dibanding edisi sebelumnya, terutama terkait akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

 

Pesan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi jajaran Pengurus KONI Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/7/2026). Pertemuan membahas kesiapan teknis ajang yang dijadwalkan berlangsung 7–15 November 2026, didampingi Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap.

 

"Saya minta keluhan sifat kritikal seperti penginapan, makanan, hingga transportasi dipastikan bersih dari kendala. Jangan sampai ada masalah di lapangan. Kualitas Porprovsu kali ini harus jauh lebih baik dari edisi sebelumnya," tegas Bobby.

 

Ia juga mengapresiasi gerak cepat pengurus KONI Sumut yang baru, serta mengingatkan struktur kepanitiaan harus efektif dan efisien. Anggaran sebaiknya lebih difokuskan untuk pembinaan atlet dan keberhasilan kompetisi, bukan penumpukan personel panitia.

 

Rincian Kesiapan Porprovsu XII 2026

 

Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menjelaskan ajang ini diikuti total 8.525 orang: 5.393 atlet (3.737 putra, 1.656 putri), 1.079 ofisial, dan 2.056 panitia. Sebanyak 28 cabang olahraga yang memenuhi syarat minimal keikutsertaan 17 kabupaten/kota akan dipertandingkan, tersebar di wilayah Medan, Deli Serdang, dan Binjai.

 

Terdapat 1.449 nomor pertandingan dengan total 2.742 medali yang diperebutkan. Untuk mobilitas peserta disiapkan 624 unit minibus dan 161 unit bus. Sektor kesehatan telah berkoordinasi dengan RS Haji dan RS Hermina sebagai rujukan darurat.

 

Ajang ini juga diintegrasikan dengan sektor UMKM untuk menggeliatkan kuliner, perhotelan, dan pariwisata daerah. Selain itu, Porprovsu menjadi ajang pencarian bibit unggul untuk persiapan PON XXII 2028 di NTB dan NTT.

 

Untuk lokasi pembukaan, saat ini sedang dipertimbangkan beberapa opsi termasuk Stadion Utama Sumut, yang dipilih berdasarkan kapasitas dan kenyamanan menampung sekitar 13.340 penonton dan peserta.

 

 


Sumber : Diskominfo Sumut, KONI Sumut

BinasumutNews - Berita Terpercaya dari Sumut


Selasa, 14 Juli 2026

Gubsu Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II

 

Suasana pelantikan berlangsung sakral dan tertib, dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, dihadiri jajaran pejabat terkait dan tamu undangan.



BinasumutNews


Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II, Minta Cipakan Program Dorong Pertumbuhan

 

Oleh : Admin

Tanggal; 13 Juli 2026

Lokasi: Medan, Sumatera Utara

 

 

 

BINASUMUTNEWS – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melantik delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, pada Senin (13/7/2026).

 

Dalam arahan utamanya, Bobby Nasution menekankan tugas utama para pejabat baru: menghadirkan program kerja nyata yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

 

 

 

Daftar Pejabat Yang Dilantik

 

Berikut nama dan jabatan baru masing-masing pejabat:

 

- Chusnul Fanany Sitorus - Kepala Badan Kepegawaian Daerah

- Illyan Chandra - Kepala Dinas Ketenagakerjaan

- Yuliani Siregar - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

- Parlindungan Pane - Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan,Aset dan Sumber Daya Alam

- Ady Putra Parlaungan - Kepala Dinas Sosial

- Sabar Jaya - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

- Abu Kosim - Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah

- Ade Sofianita - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat

 

 

 

Fokus Utama Arahan Gubernur

 

Gubernur menilai sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki peran sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berpotensi besar menggerakkan roda ekonomi. Di antaranya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

 

"Bangunlah program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara," tegas Bobby Nasution.

 

Selain target ekonomi, ia juga meminta seluruh pimpinan OPD berani berinovasi dan melakukan transformasi layanan. Pemanfaatan teknologi serta digitalisasi menjadi syarat mutlak agar pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Terakhir, Gubernur mengingatkan para pejabat untuk senantiasa menjaga amanah dan memikul tanggung jawab jabatan dengan penuh dedikasi dan integritas.

 

"Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah ini sebaik-baiknya di instansi masing-masing," tambahnya.

 

Sumber : Humas Pemprov Sumut

BinasumutNews – Berita Terpercaya dari Sumut

Senin, 13 Juli 2026

Bobby Nasution Buka MPLS Se-Sumatera Utara: Kunci Sukses Hormati Guru dan Orang Tua

Gubernur Bobby Nasution memantau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan berinteraksi hangat dengan siswa di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13 Juli 2026).

 


Binasumut


Medan, 13 Juli 2026



Gubernur Bobby Nasution Buka MPLS 2026 Se-Sumut: Kunci Sukses Hormati Guru dan Orang Tua

 

BINASUMUTNEWS – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi siswa baru SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut, di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026). 


Di hadapan lebih dari 130 ribu siswa baru, ia tekankan fondasi pendidikan bukan hanya nilai akademik, melainkan juga karakter yang kuat.

 

HORMATI GURU SEPERTI ORANG TUA SENDIRI

 

Dalam pesan yang menyentuh, Gubernur Bobby mengajak seluruh siswa baru untuk menjadikan rasa hormat kepada guru dan orang tua sebagai kunci utama kesuksesan.

"Anggaplah guru kalian seperti orang tua sendiri selama di sekolah. Kepatuhan dan rasa hormat kepada mereka adalah jalan menuju masa depan yang cerah,” ujarnya tegas.

 

Ia juga menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk kekerasan fisik di lingkungan sekolah. Pembinaan siswa harus dilakukan dengan pendekatan mendidik, teguran lisan, dan sanksi yang membangun, bukan menyakiti.

 

Pihaknya juga berpesan kepada seluruh tenaga pendidik untuk menyayangi siswa layaknya anak sendiri.

“Jangan bersikap semena-mena. Sayangi mereka, sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus memiliki perilaku mulia,” tambahnya.

 

Pendidikan Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

 

Gubernur menyampaikan bahwa pendidikan adalah prioritas utama Presiden Prabowo Subianto, dan Pemprov Sumut berkomitmen penuh mendukungnya. Tahun ini, pemerintah daerah akan membangun 120 ruang kelas baru, merehabilitasi 189 ruang kelas, serta mengembangkan sekolah unggulan dan asrama siswa. Program sekolah gratis juga dilaksanakan untuk daerah prioritas, agar tidak ada anak yang tertinggal akses pendidikannya.

 

“Kalianlah yang akan mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Kami siapkan fasilitas terbaik, tugas kalian adalah belajar dengan tekun,” katanya memotivasi.

 

MPLS Berlansung 5 Hari, Bebas Perundungan

 

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menjelaskan, MPLS berlangsung 13–17 Juli 2026 di 749 sekolah se-Sumut, baik secara luring maupun daring. Kegiatan ini bertujuan membantu siswa beradaptasi, mengenali potensi diri, serta membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

 

Turut hadir dalam acara ini Wali Kota Binjai Amir Hamzah, pejabat Pemprov Sumut, kepala sekolah, guru, serta perwakilan komite sekolah.



Sumber : Diskominfo Sumut


Penulis : Admin Binasumut

Minggu, 12 Juli 2026

Kahiyang Ayu Komitmen Majukan Kriya Dan Wastra Sumut Hingga Ke Pasar Global

 

Keterangan foto: Kontingen Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara berfoto bersama dalam puncak peringatan HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).y



Binasumut


Medan, 12 Juli 2026


Oleh : Admin Binasumut

Kahiyang Ayu Tegaskan Komitmen Majukan Kriya dan Wastra Sumut Hingga Pasar Global di Puncak HUT Ke-46 Dekranas




BINASUMUTNEWS – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, hadir secara langsung dalam peringatan puncak Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026). 


Kehadiran ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat langkah memajukan kerajinan dan wastra khas Sumut agar mampu bersaing hingga menembus pasar internasional.

 

Kahiyang Ayu hadir didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumut Titiek Sugiharti. Acara puncak peringatan ini juga dihadiri langsung Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Gibran Rakabuming.

 

Pada peringatan tahun ini, Dekranas mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Dunia". Tema ini menjadi landasan pengembangan industri kerajinan nasional yang ramah lingkungan, memiliki nilai tambah tinggi, dan mampu bersaing di kancah dunia.

 

Bagi Sumatera Utara, ajang nasional ini menjadi wadah promosi beragam produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan tangan, wastra tradisional, hingga kuliner khas. Kehadiran kontingen Dekranasda Sumut diharapkan semakin memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal di pasar nasional maupun global.

 

Kahiyang Ayu menegaskan keseriusan pihaknya mendukung visi Dekranas Pusat melalui pembinaan menyeluruh bagi para perajin, mulai dari tahap pengolahan bahan baku hingga pemasaran.

 

"Peringatan HUT Dekranas ini menjadi pemantik semangat bagi kami di Sumatera Utara. Kain wastra dan kerajinan tangan Sumut memiliki keunikan luar biasa yang sangat diminati. Kami berkomitmen mendorong perajin lokal naik kelas, meningkatkan kualitas estetika dan kemasan, sehingga produk kita bisa bersaing di tingkat nasional hingga pasar dunia," tegas Kahiyang.

 

Sementara itu, Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan agar produk kerajinan Indonesia tetap relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya asli.

 

"Kita ingin pastikan produk kerajinan Indonesia tidak hanya indah dan bernilai seni tinggi, tetapi juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan. Dekranas akan terus memfasilitasi perajin agar bertransformasi, berdaya saing, dan merebut pasar internasional," ujar Selvi.

 

Puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas dimeriahkan dengan pameran produk unggulan seluruh provinsi, peragaan busana wastra daerah, serta forum edukasi bagi pelaku industri kerajinan. Kehadiran tim Dekranasda Sumut diharapkan membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memperluas akses pasar bagi karya-karya anak bangsa dari Sumatera Utara.

 

 

Sumber : Diskominfo Sumut

Kamis, 09 Juli 2026

Narasi Liar Sebutan Lionel Messi "Anak Fifa " Serta "Pertandingan Sudah Diatur" Terus Berkembang

BinasumutNews: Lionel Messi dan Christiano Ronaldo

 


Binasumut


Medan, 09 Juli 2026



ANTARA NARASI LIAT DAN FAKTA: MENGAPA KLAIM "MESSI ANAK FIFA" TIDAK BERDASAR

 

BinasumutNews, 09 Juli 2026 – Persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang melahirkan perdebatan abadi. Namun belakangan muncul narasi berlebihan—seperti sebutan "Anak FIFA" atau tuduhan "pertandingan sudah diatur"—yang sering diucapkan tanpa dasar logis dan fakta lengkap. Mari kita urai secara objektif, mulai dari awal karier hingga data riil di lapangan.

 

 

 

1. MULAI DARI DEBUT: DUA JALUR YANG SAMA-SAMA BERTAHAN

 

Keduanya menapaki karier profesional sejak usia remaja:

 

Cristiano Ronaldo debut profesional bersama Sporting CP pada usia 17 tahun (2003), kemudian direkrut Manchester United.

Lionel Messi menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan FC Barcelona pada usia 17 tahun (2004), setelah sebelumnya menempuh pendidikan di akademi La Masia.

 

Keduanya harus berjuang melawan keraguan, cedera, dan tekanan sejak awal—tidak ada yang "diberi jalan mulus" dari awal.

 

 

 

2. KLAIM " ANAK FIFA " & " LAGA SUDAH DIATUR": FAKTA MENYANGKALNYA

 

Pertama, jika Messi memang "diatur menang", mengapa ia tiga kali berturut-turut gagal di babak final besar?

 

Final Piala Dunia 2014: Argentina kalah dari Jerman

Final Copa América 2015: Kalah lewat adu penalti melawan Cile

Final Copa América 2016: Kalah lagi dari Cile

 

Jika ada rekayasa, momen ini adalah waktu paling tepat untuk "menyelesaikan skenario"—namun kenyataan berkata lain.

 

Kedua, tuduhan "dibantu wasit" tidak sejalan dengan teknologi yang kini mengawasi setiap keputusan:

 

VAR, pengawas independen, dan peninjauan ulang meminimalkan kesalahan manusia. FIFA sendiri memiliki prosedur transparansi jika terjadi kesalahan wasit.

Keputusan yang terlihat "membelanya" sering kali hanyalah sudut pandang emosional, bukan bukti rekayasa sistemik.

 

 

 

3. POSISI DAN PERAN: MEDSI BEKERJA LEBIH KERAS UNTUK MENCIPTAKAN

 

Perbandingan posisi dan peran di lapangan sangat berbeda:

 

Ronaldo lebih banyak beroperasi di area depan, sering menerima umpan matang dari rekan setim di posisi yang lebih nyaman untuk menyelesaikan serangan.

Messi harus turun lebih dalam untuk mengambil bola, mengatur serangan, menembus pertahanan lawan, baru kemudian menyelesaikannya.

 

Namun data menunjukkan:

 

Total kontribusi gol dan assist Messi jauh melampaui Ronaldo.

Messi adalah pencetak gol sekaligus pengatur serangan; Ronaldo lebih dominan sebagai eksekutor akhir.

 

 

 

4. TENTANG KESETIAAN DAN PILIHAN KARIER: BUKAN KURANG PRESTASI, TAPI PILIHAN HATI

 

Sering dikatakan Ronaldo lebih hebat karena juara di tiga klub berbeda. Namun jarang disampaikan sisi lain:

 

Messi menolak tawaran besar dari klub top Eropa bertahun-tahun karena ikatan emosional mendalam dengan Barcelona—tempat ia dibesarkan sejak remaja.

• Saat akhirnya pindah ke Inter Miami—klub yang baru dibentuk, belum punya sejarah prestasi—ia membawa tim itu juara Piala Liga dalam waktu singkat di usia yang tak lagi muda.

Sementara itu, gelar Ronaldo di Manchester United, Real Madrid, dan Juventus diraih bersama skuad yang sudah berisi pemain kelas dunia dan peluang besar meraih trofi.

 

Pilihan tetap di satu klub atau pindah ke klub kuat bukan ukuran mutlak kualitas pemain—melainkan soal prioritas pribadi.

 

 

 

5. DATA JELAS: PERBANDINGAN GOL PENALTI SEPANJANG KARIR

 

Berdasarkan data resmi Opta Sports hingga Juli 2026:

 

Cristiano Ronaldo: Total 183 gol penalti dari 219 percobaan (tingkat keberhasilan 83,6%). Gol penalti menyumbang sekitar 18,8% dari total golnya.

Lionel Messi: Total 114 gol penalti, dengan persentase sumbangan penalti terhadap total gol sekitar 12,4%.

 

Angka ini menunjukkan: Ronaldo lebih banyak menjadi eksekutor penalti, sedangkan sebagian besar gol Messi lahir dari permainan terbuka—bukan hukuman titik putih.

 

 

 

KESIMPULAN: HORMATI KEDUA LEGENDA DENGAN FAKTA

 

Menyebut Messi "anak FIFA" atau laga "sudah diatur" adalah narasi yang tidak berdasar fakta, melainkan lahir dari ketidakpuasan emosional semata. Keduanya adalah legenda dengan jalan perjuangan, gaya bermain, dan pilihan karier masing-masing.

 

Perdebatan menjadi indah jika didasari logika dan data—bukan sekadar menyebar tuduhan tanpa bukti.

 

 

 

BINASUMUTNEWS – Berita Terpercaya dari Sumatera Utara & Nasional

 

#MessiVsRonaldo #FaktaSepakBola #PialaDunia2026 #AnalisisOlahraga #BINASUMUTNEWS

Senin, 06 Juli 2026

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Apresiasi Dukungan Pemko

Menteri Koordinator Infrastruktur AHY didampingi Wali Kota Medan Rico Waas dan jajaran terkait meninjau progres akhir pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (3/7/2026).


 


Binasumut


Medan, 06 Juli 2026



Oleh : Admin Binasumut



AHY APRESIASI PEMKO MEDAN: SEKOLAH RAKYAT TANJUNG SELAMAT SIAP OPERASI, PEMUTUS RANTAI KEMISKINAN

 

MEDAN, BINASUMUTNEWS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau progres akhir pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (3/7/2026). Fasilitas pendidikan prioritas nasional ini ditargetkan beroperasi pertengahan Juli 2026 bertepatan dengan tahun ajaran baru.

 

PROGRES PEMBANGUNAN DAN KAPASITAS SEKOLAH

 

AHY memastikan konstruksi utama sudah rampung, tinggal tahap penyelesaian akhir dan pembersihan area, serta peninggian pagar demi keamanan siswa. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 6 hektare milik Pemko Medan, dirancang sebagai unit terpadu jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas total 1.080 siswa:

 

- 540 siswa jenjang SD

- 270 siswa jenjang SMP

- 270 siswa jenjang SMA

 

Setiap kelas diisi maksimal 30 siswa. Fasilitas lengkap mencakup ruang belajar, laboratorium, asrama putra-putri, kantin, aula, amfiteater, lapangan olahraga, hingga masjid.

 

TUJUAN STRATEGIS:PEMUTUS RANTAI KEMISKINAN

 

Sekolah Rakyat adalah program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dikoordinasi Kementerian Sosial dengan dukungan teknis Kementerian PUPR. Program ini memberikan pendidikan gratis penuh dari masuk hingga lulus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, lengkap dengan asrama agar siswa bisa fokus belajar.

 

"Ini investasi masa depan bangsa, bukan sekadar bangunan fisik, tapi sumber daya manusia. Pendidikan adalah kunci nyata memutus rantai kemiskinan," tegas AHY.

 

Lulusan nantinya memiliki dua jalur pengembangan: melanjutkan pendidikan tinggi atau langsung siap kerja melalui jalur vokasi.

 

INVESTASI DAN PERAN PEMDA

 

Sekolah Rakyat Medan adalah satu dari lima unit yang dibangun di Sumatera Utara (sisanya di Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan). Setiap unit dialokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar, sehingga total investasi di Sumut mencapai Rp1,25 triliun.

 

AHY memberikan apresiasi tinggi kepada Pemko Medan yang berperan aktif sejak tahap awal penyediaan lahan hingga pembangunan infrastruktur pendukung. Wali Kota Rico Waas menambahkan, Pemko Medan telah membenahi akses jalan, sistem drainase, dan penerangan jalan umum di sekitar lokasi sekolah.

 

PESAN PENUTUP

 

AHY mengingatkan bahwa perawatan fasilitas sama pentingnya dengan pembangunan. Ia berharap sekolah ini kelak melahirkan generasi unggul yang berkontribusi membangun Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia.

 

 

 

Sumber: Rilis Resmi Dinas Kominfo Medan