Jumat, 03 Juli 2026

Kendalikan Inflasi : Pemprov Sumut Jajaki Kemitraan Strategis dengan Rumah Tani Nusantara

Foto: Suasana audiensi antara Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap bersama jajaran Direksi PT Rumah Tani Nusantara dan perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sumut, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (3/7/2026). Pertemuan ini membahas rencana kemitraan strategis penguatan rantai pasok pangan dan pengendalian inflasi daerah.


 


Binasumut


Medan - Jumat, 03 Juli 2026



Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov sumut Jajaki Kemitraan Stategis dengan Rumah Tani Nusantara

 

MEDAN, 03 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) untuk memperkuat pengendalian inflasi daerah. Langkah ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan rantai pasok hortikultura, serta optimalisasi sistem perdagangan komoditas pangan pokok.

 

Pembahasan ini berlangsung saat Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menerima audiensi jajaran direksi PT Rumah Tani Nusantara, didampingi Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (3/7).

 

Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman Harahap menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan. Ia menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab utama menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali dan tidak membebani daya beli masyarakat, terutama saat terjadi gejolak pasokan.

 

"Kami mengapresiasi konsep yang ditawarkan. Pemerintah harus sigap mengantisipasi kekurangan stok dan lonjakan harga agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin," ujarnya.

 

PT Rumah Tani Nusantara dalam paparannya menjelaskan telah mengelola kemitraan lahan lebih dari 15.000 hektare dan memberdayakan puluhan ribu petani di berbagai wilayah, termasuk program khusus regenerasi petani muda. Tahun 2026 ini, pihaknya juga menyiapkan ekspansi sarana logistik untuk mempercepat distribusi komoditas hortikultura seperti cabai, kentang, dan bawang dari sentra produksi di Kabupaten Karo dan daerah sekitarnya.

 

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti rencana ini melalui forum formal yang melibatkan perangkat daerah terkait serta Badan Usaha Milik Daerah. Kerangka kerja sama ini diharapkan segera ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan nyata pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi Sumatera Utara.

 

 

 

Sumber: Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara



Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Kamis, 02 Juli 2026

Bobby Nasution Dorong Sinergi Fiskal Provinsi dan Kabupaten Pada HUT ke-26 APKASI

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat menyampaikan pidato pentingnya sinergi fiskal antara pemerintah provinsi dan kabupaten, disertai momen pertukaran cenderamata pada peringatan HUT ke-26 APKASI berbarengan dengan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang, Rabu (1/7/2026).

 


Binasumut


Medan, 02 Juli 2026


Bobby Nasution Dorong Sinergi Fiskal Provinsi dan Kabupaten Pada HUT ke-26 APKASI

 

BinasumutNews – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama dan keselarasan kebijakan fiskal antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten, guna mempercepat pelayanan publik serta kemajuan daerah.

 

Pernyataan ini disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri Welcome Dinner peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deliserdang. Acara berlangsung di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

 

 

 

Kabupaten Sebagai Tulang Punggung Pelayanan publik

 

Menurut Gubernur, pemerintah kabupaten berada di garis terdepan dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara provinsi dan kabupaten mutlak diperlukan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

 

"Pemerintah Kabupaten adalah tulang punggung pelayanan publik. Kita harus memperkuat sinergi dalam menyusun kebijakan fiskal dan pembangunan. Kita juga mendorong agar APKASI tidak hanya menyampaikan rekomendasi kebijakan ke pemerintah pusat, tetapi juga menjadikan pemerintah provinsi sebagai mitra strategis," ujar Bobby.

 

"Kita harus mampu menyatukan suara untuk memformulasikan kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada kemandirian daerah," tegasnya.

 

 

 

APKASI dan Semangat Otonomi Daerah

 

Sementara itu, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengingatkan bahwa organisasi ini lahir 26 tahun silam sebagai bagian dari semangat Reformasi 1998, dengan tujuan memperkuat otonomi daerah dan desentralisasi pemerintahan.

 

Ia pun mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, termasuk penampilan budaya dan kekayaan kuliner khas Sumatera Utara yang ditampilkan bagi ratusan peserta.

 

Dalam pertemuan ini, lanjut Bursah, akan dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain:

 

- Mengevaluasi implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

- Memperkuat jejaring ekonomi antar-kabupaten

- Mempromosikan potensi unggulan dan peluang investasi daerah ke tingkat nasional

 

APKASI juga mengajak seluruh kepala daerah untuk saling berbagi praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

 

Acara pembukaan ini dihadiri lebih dari 200 Bupati dan Wakil Bupati dari seluruh Indonesia, yang berkumpul untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka rangkaian kegiatan nasional HUT ke-26 APKASI.

 

 

 

Sumber: Rilis Pemprov Sumut, Keterangan resmi APKASI



Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Rabu, 01 Juli 2026

Gubsu Bobby Nasution Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 : Surplus Rp521, 494 Miliar

Gubernur Bobby Nasution menyampaikan penjelasan dan paparan rinci laporan keuangan daerah, prinsip pengelolaan anggaran yang transparan serta akuntabel, di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Sumut.


 


Binasumut


Medan, Rabu 1 Juli 2026



Gubernur Bobby Nasution Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 Miliar

 

BINASUMUTNEWS – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut, Rabu (1/7/2026). Pencapaian utama dari laporan ini adalah tercatatnya surplus anggaran sebesar Rp521,494 miliar.

 

Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sumut, dengan agenda penjelasan Gubernur atas laporan pertanggungjawaban keuangan daerah tahun lalu. 


Dalam paparannya, Bobby menyajikan rangkaian dokumen lengkap : Laporan Realisasi APBD, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, hingga Laporan Perubahan Ekuitas yang telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan dan prinsip pengendalian intern.

 

"Pengelolaan keuangan daerah harus terus berlandaskan tiga pilar utama: transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi, demi mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan," tegas Bobby.

 

Ia menegaskan komitmen Pemprov Sumut menjalankan sistem keuangan yang taat aturan, efektif, dan efisien. "Kami senantiasa meninjau dan menyempurnakan sistem penyusunan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pengawasan keuangan daerah agar dapat dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya kepada masyarakat," tambahnya.

 

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus. Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap, para pimpinan dan anggota DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta sejumlah undangan lainnya.

 

 

 

Sumber: Rilis resmi Pemprov Sumut & DPRD Sumut


Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Percepatan Transformasi Digital : Pemprov Sumut Kolaborasi OPD

Foto : Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumut, Muhammad Suib, mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pendampingan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital Regional Sumatera Tahun 2026 di Adora Convention Hall, Medan, Senin (29/6/2026).

 



Binasumut


Medan, 1 Juli 2026



Pemprov Sumut Percepat Transformasi Digital, Perkuat Kolaborasi Antar OPD Demi Layanan Publik Lebih Baik

 

BINASUMUTNEWS | 29 Juni 2026 — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus melangkah maju mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Kunci utama yang diandalkan adalah penguatan kerja sama dan kolaborasi antar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, terpadu, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Komitmen tersebut disampaikan secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumut, Muhammad Suib, yang mewakili Gubernur Bobby Nasution dalam membuka kegiatan Pendampingan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital Regional Sumatera Tahun 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) itu berlangsung di Adora Convention, Jalan Harmonika Nomor 7, Medan, pada Senin (29/6).

 

 

 

Transformasi Digital : Sudah Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

 

Dalam sambutannya, Suib menegaskan bahwa perubahan menuju sistem digital bukan lagi opsi tambahan, melainkan keharusan bagi birokrasi masa kini.

 

“Transformasi digital bukan sekadar soal mengubah cara kerja menjadi berbasis teknologi, melainkan upaya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah dijangkau, terbuka, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Fokus utamanya adalah mengoptimalkan pemanfaatan data serta memperkuat keamanan informasi demi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menggarisbawahi pesan dari Kementerian PANRB, bahwa keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor. “Kolaborasi menjadi kunci agar pemerintahan bisa lebih tanggap, mudah beradaptasi, dan tetap dipercaya publik,” tambahnya.

 

 

 

Lebih dari sekedar Aplikasi, Tujuannya Manfaat Nyata

 

Perwakilan dari Kementerian PANRB, Mohammad, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemprov Sumut yang konsisten mendukung program percepatan ini. Menurutnya, pembangunan sistem digital tidak hanya berhenti pada membuat aplikasi atau perangkat lunak semata.

 

“Transformasi yang baik adalah yang hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warga. Layanan harus makin mudah diakses, saling terhubung antar instansi, dan membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Sumatera Utara,” jelasnya.

 

 

 

Diikuti Seluruh Pemangku Kepentingan

 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Sekretaris Daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sumut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Biro Organisasi, serta para pejabat dan staf yang bertanggung jawab atas pelaksanaan transformasi digital di masing-masing daerah.

 

Dengan terselenggaranya pendampingan ini, diharapkan seluruh daerah di Sumatera Utara dapat bergerak seirama, sehingga layanan publik ke depannya semakin berkualitas, efisien, dan mendukung kemajuan daerah secara menyeluruh.

 

 

 

Sumber: Rilis Resmi Pemprov Sumut / Kementerian PANRB


Penulis : Tim Redaksi Binasumut


Selasa, 30 Juni 2026

Pemprov Sumut Perkuat Sinergi dengan BNPT : Cegah Ekstremisme dan Terorisme

 

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama jajaran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan unsur terkait lainnya saat melaksanakan pertemuan audiensi serta pembahasan penyusunan Rencana Aksi Daerah pencegahan ekstremisme dan terorisme di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (30/6/2026).



Binasumut


Medan, Selasa 30 Juni 2026



Pemprov Sumut Perkuat Sinergi dengan BNPT, Dukung Program Pencegahan Ekstremisme dan Terorisme

 

MEDAN, 30 Juni 2026 — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmen penuh mendukung program pemerintah pusat dalam mencegah dan menanggulangi paham ekstremisme serta terorisme. Dukungan ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), termasuk penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang akan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di wilayah Sumut.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumut Surya saat menerima audiensi delegasi BNPT di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada Selasa (30/6/2026).

 

“Kami dari Pemprov Sumut mendukung sepenuhnya. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, kami akan memastikan seluruh program ini tersosialisasikan dan dijalankan hingga ke tingkat kabupaten dan kota,” tegas Surya.

 

Dalam pertemuan itu, Wagub juga mengingatkan bahwa penanganan isu ini harus mempertimbangkan kondisi sosial setempat. Ia menyebut sengketa lahan sebagai salah satu masalah yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerawanan sosial dan menjadi celah penyebaran paham radikal.

 

“Semoga kerja sama ini membuat langkah pencegahan kita semakin kokoh, sehingga memberikan dampak nyata bagi keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Sumut,” tambahnya.

 

 

 

Koordinasi Implementasi Perpres Nomor 8 Tahun 2026

 

Deputi Kerja Sama Internasional BNPT Dionisius Elvan Swasono menjelaskan, kunjungan ini bertujuan menyelaraskan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) untuk periode 2026–2029.

 

Berdasarkan aturan tersebut, setiap pemerintah daerah wajib menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur, serta melaporkan perkembangan pelaksanaannya secara berkala kepada pemerintah pusat.

 

“Kebijakan ini disusun secara terpadu, melibatkan kementerian, lembaga, unsur masyarakat, BNPT, hingga Densus 88 Antiteror. Tujuannya membangun daya tahan masyarakat sejak tingkat paling dasar,” ungkap Elvan.

 

Pihak BNPT juga berharap Pemprov Sumut mendukung penyediaan alokasi anggaran daerah agar program pencegahan dapat berjalan optimal di lapangan. Langkah ini dinilai penting mengingat masih ditemukan indikasi penyebaran paham ekstremisme di sejumlah wilayah.

 

“Kita sudah sepakat untuk memutus rantai penyebaran paham berbahaya. Dukungan nyata dari daerah sangat dibutuhkan agar tantangan ini bisa kita hadapi bersama secara terkoordinasi,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber: Rilis resmi Pemprov Sumut / BNPT


Penulis : Tim Redaksi Binasumut

Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Sumut Kembangkan Industri & Ekonomi Bersama Danareksa

Bobby Nasution berbincang dengan jajaran Danareksa dan PT KIM membahas pengembangan industri serta investasi di Sumatera Utara.

 


Binasumut


Medan, Selasa 30Juni 2026



📈 Bobby Tegaskan Komitmen Sumut Kembangkan Industri & Ekonomi Bersama Danareksa

 


BINASUMUTNEWS, 29 Juni 2026 — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan kesiapan dan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat pengembangan kawasan industri dan pusat ekonomi sebagai penggerak utama laju pertumbuhan daerah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kontribusi ekonomi Sumut mencapai kisaran 6,7% hingga 7,1% sesuai target nasional.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi jajaran manajemen Danareksa dan PT Kawasan Industri Medan (KIM) di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, pada Senin (29/6).

 

Menurut Bobby, pencapaian target pertumbuhan ekonomi membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

 

“Kami terus membenahi dan meningkatkan profesionalisme BUMD, mengoptimalkan aset yang dimiliki, serta membuka ruang seluas-luasnya untuk kerja sama dengan BUMN dan pemerintah pusat. Ini menjadi kunci agar potensi ekonomi daerah dapat digerakkan secara maksimal,” tegasnya.

 

Pemprov Sumut juga telah menyiapkan lahan strategis guna mendukung perluasan kawasan industri. Percepatan realisasi investasi dinilai akan memberikan dampak nyata: meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

 

“Kami berharap kerja sama ini segera terealisasi, agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh warga Sumut,” tambah Bobby.

 

Sementara itu, Direktur Utama Danareksa Ngurah Wirawan menyatakan dukungan pemerintah pusat melalui penyelarasan tata ruang wilayah. Ia menilai kolaborasi ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Kami siap menindaklanjuti usulan Pemprov Sumut, baik untuk pengembangan industri secara vertikal di kawasan perkotaan maupun secara horizontal di wilayah yang masih memiliki ruang pengembangan,” ungkap Ngurah.

 

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Direktur Umum Danareksa Andi Seto, Komisaris PT KIM Kahfi Aulia, Direktur PT KIM Daly Mulyana, serta jajaran perangkat daerah terkait dan perwakilan kedua perusahaan.

 

 

 

Sumber: Rilis resmi Pemprov Sumut / PT Danareksa

penulis : Tim Redaksi Binasumut

Sabtu, 27 Juni 2026

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Labuhanbatu Diperbaiki & Diperlebar

Pekerjaan perbaikan dan pelebaran ruas jalan strategis Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Elang, Kabupaten Labuhanbatu, yang telah rusak puluhan tahun. Proyek ini dikerjakan Pemprov Sumut untuk meningkatkan akses dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

 


Binasumut


Medan, Sabtu 27 Juni 2026



🛣️ Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki & Diperlebar


Bobby Nasution Wujudkan Jalan Layak Untuk Kesejahteraan Warga


BinasumutNews | Labuhanbatu, 26 Juni 2026 — Setelah puluhan tahun dibiarkan rusak parah dan menjadi keluhan utama warga, dua ruas jalan strategis di Kabupaten Labuhanbatu akhirnya mulai mendapatkan penanganan serius. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali mewujudkan janji lewat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), membuka lembaran baru bagi akses dan perekonomian daerah.

 

 

 

📍 Lingkup Pekerjaan: 10 Km Jalan Diperbaiki & Ditingkatkan

 

Pengerjaan dimulai Jumat (26/6) di dua jalur utama:

✅ Ruas Aek Nabara – Negeri Lama: 3 km, terbagi dalam 5 segmen

✅ Ruas Negeri Lama – Tanjung Elang: 7 km, terbagi dalam 3 segmen

⏱️ Target selesai: Akhir tahun 2026

 

Menurut Syahrizal, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga Provinsi Sumut, perbaikan ini bukan sekadar menambal lubang:

 

“Kita tidak hanya perbaiki permukaannya saja. Badan jalan yang tadinya lebarnya 5 meter, kita perluas menjadi 6 meter. Ditambah bahu jalan dari beton kiri-kanan masing-masing 70 cm, supaya strukturnya lebih kokoh dan tahan lama,” jelasnya.

 

Ia juga memohon pengertian warga selama proses berlangsung:

 

“Kami mohon maaf atas debu dan gangguan sementara. Tetap berhati-hati saat melintas agar perjalanan tetap aman.”

 

 

 

💬 Harapan Warga: Jalan Mulus, Ekonomi dan Keselamatan Meningkat

 

Perbaikan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat yang sudah lama merasakan dampak buruk jalan rusak.

 

Muslim Manik, warga pengguna jalan sehari-hari, mengungkapkan harapan besar:

 

“Selama ini kami menderita. Orang sakit sering terlambat ke rumah sakit, hasil panen lama di jalan jadi harganya turun. Kalau jalan ini mulus, pasti biaya angkut lebih murah, barang cepat sampai, dan keselamatan lebih terjamin.”

 

Sementara itu Salomo Sihite, mekanik di Aek Nabara, menyambut dengan rasa syukur:

 

“Sudah banyak kecelakaan dan truk terbalik gara-gara lubang-lubang besar. Terima kasih Pak Gubernur, akhirnya jalan kami diperhatikan juga.”

 

 

 

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara

 

Penulis : Tim Redaksi Binasumut