![]() |
| Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya integritas 100% tanpa kompromi kepada para camat dalam kegiatan pembekalan di BPSDM Sumut. |
Binasumut
Medan, Jumat 26 Juni 2026
📚 Bekali Camat, Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan: Integritas Harus 100% Tanpa Kompromi
BinasumutNews, 26 Juni 2026 — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa integritas adalah pondasi utama yang tidak bisa ditawar bagi setiap pejabat, terutama para camat yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat wilayah. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Pemerintahan serta Kepamongprajaan bagi para camat di lingkungan BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko, Medan.
💯 Integritas Harus Sempurna, Bukan Separuh - separuh
Dalam arahannya, Sulaiman menggambarkan integritas sebagai nilai yang harus mencapai angka maksimal. Jika diukur dalam skala 0 hingga 100, maka setiap Aparatur Sipil Negara wajib berada di angka 100%.
“Nilai integritas tidak bisa ditawar, harus sempurna. Jika sudah berintegritas, maka akuntabilitas dan kompetensi akan mengikuti dengan sendirinya. Inilah modal utama kita membangun pemerintahan yang dipercaya rakyat,” tegasnya.
📍 Posisi Camat Sangat Strategis dan Penuh Tanggung jawab
Menurutnya, camat memiliki peran ganda sekaligus: sebagai pemimpin wilayah dan wakil pemerintah yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, tugasnya tidak terbatas pada jam kerja kantor saja.
“Camat bekerja nyaris 24 jam. Semua urusan di wilayahnya harus diketahui — mulai dari persoalan sosial, kelancaran roda pemerintahan, hingga kemajuan pembangunan. Di tangan merekalah kepercayaan rakyat diuji,” jelas Sulaiman.
Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dijadikan tujuan akhir, melainkan sebagai amanah untuk mengembangkan kemampuan diri dan melayani sesuai aturan yang berlaku.
💡 Inovasi Berawal dari Kemauan, Bukan Hanya Teknologi
Selain integritas, Sulaiman mendorong lahirnya budaya inovasi. Ia menegaskan bahwa inovasi tidak selalu butuh peralatan canggih atau biaya besar, melainkan berawal dari kesadaran untuk mencari solusi.
“Inovasi itu adalah kemauan. Kalau ada masalah di lapangan, pikirkan cara baru, lakukan langkah nyata. Jangan hanya menunggu atau mengandalkan teknologi semata. Semangat berubah itulah yang dibutuhkan,” pesannya.
🚀 Adaptif & Wujudkan Integritas dalam Tindakan
Sebagai penutup, ia mengajak para camat untuk meninggalkan pola pikir lama, terus memperluas wawasan, dan sigap mengikuti perkembangan zaman — termasuk mempercepat transformasi digital agar pelayanan publik makin cepat dan mudah.
“Ingat, integritas itu harus dibuktikan lewat perbuatan, bukan hanya tertulis di atas kertas atau diucapkan sebagai slogan semata,” pungkasnya.
Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara
Penulis : Tim Redaksi Binasumut












