![]() |
| BinasumutNews |
BinasumutNews
Medan, 11 Juni 2026
🚍 Percepatan Proyek BRT MEBIDANG : Solusi Transportasi Modern Untuk Mewujudkan Wilayah Yang Lebih Lancar Dan Ramah Lingkungan
BinasumutNews – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara terus menggenjot penyelesaian proyek strategis Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang. Dihadapkan pada tantangan kemacetan dan penurunan kualitas udara yang kian terasa di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang (MEBIDANG), proyek ini hadir sebagai jawaban jangka panjang untuk memperbaiki sistem mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Rencananya, layanan ini akan mulai beroperasi secara bertahap menuju penyelesaian penuh pada tahun 2027.
📋 Rencana Infrastruktur Dan Operasional Yang Terukur
Pembangunan ini dirancang dengan perencanaan yang matang agar mampu melayani kebutuhan jutaan warga. Beberapa aspek utamanya meliputi:
- Jalur Khusus: Disediakan jalur khusus sepanjang 21 kilometer yang terpisah dari arus kendaraan lain, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat, tepat waktu, dan bebas dari hambatan kemacetan.
- Jaringan Halte: Dibangun sebanyak 32 halte utama dan 696 titik pemberhentian pembantu yang tersebar merata, memudahkan akses warga dari berbagai wilayah untuk menjangkau layanan ini.
- Armada Modern: Sebanyak 527 unit bus disiapkan untuk melayani koridor utama. Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, mayoritas armada yang dioperasikan nantinya akan menggunakan tenaga listrik, guna menekan emisi gas buang dan meningkatkan kualitas udara perkotaan.
🤝 Menjaga Keseimbangan : Integrasi dengan Ankutan Tradisional
Pemerintah daerah menyadari bahwa perubahan sistem transportasi harus disertai dengan kebijakan yang bijak agar tidak menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha transportasi yang sudah ada. Oleh karena itu, disusun skema transisi yang adil:
- Skema Perlindungan: Akan disediakan program subsidi khusus bagi sopir dan pemilik angkutan kota untuk membantu penyesuaian selama masa peralihan.
- Sistem Terpadu: Angkutan tradisional tidak akan digantikan sepenuhnya, melainkan diintegrasikan sebagai layanan pengumpan yang mengantar penumpang dari perumahan menuju halte utama BRT. Hal ini diharapkan dapat menciptakan jaringan transportasi yang saling melengkapi dan tetap memelihara mata pencaharian masyarakat.
⚠️ Pengawasan untuk Pembangunan yang Berkelanjutan
Menyikapi pelaksanaan di lapangan, Komisi IV DPRD Kota Medan menekankan pentingnya pembangunan yang terencana. Pekerjaan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan terstruktur agar tidak justru menimbulkan titik kemacetan baru yang mengganggu aktivitas warga selama masa konstruksi. Selain itu, aspek lingkungan tetap menjadi perhatian utama; pembangunan fasilitas baru diwajibkan tetap menjaga kelestarian ruang terbuka hijau, sehingga kenyamanan dan keindahan kota tetap terjaga.
Proyek BRT Mebidang diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas masalah transportasi semata, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan mempererat konektivitas antarwilayah demi kesejahteraan bersama.
Diharapkan proyek ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kelancaran transportasi warga di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Perhubungan RI, dan Komisi IV DPRD Sumut
Editor : Firman, Z. A Prd










0 comments:
Post a Comment