Thursday, June 11, 2026

Demo Tolak Kenaikan BBM Menggema di Jakarta, Sempat Terjadi Ketegangan

 

HMI Dan Aliansi Masyarakat Demo Tolak Kenaikan BBM




BinasumutNews



Medan, 11 Juni 2026




📢 Demo Tolak Kenaikan BBM Menggema di Jakarta, Sempat Terjadi Ketegangan

 

JAKARTA – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi meletus di Jakarta Pusat. Dipelopori oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Menggugat dan unsur masyarakat, protes ini sempat memicu kemacetan parah hingga ketegangan dengan aparat keamanan.

 

 

 

📍 Kronologi Aksi

 

- Lokasi: Kawasan Cikini dan Menteng, Jakarta Pusat

- Waktu: Berlangsung sejak Rabu malam

- Peristiwa: Massa memblokade ruas jalan dan membakar ban bekas sebagai bentuk protes. Ketegangan sempat terjadi sebelum akhirnya dibubarkan oleh petugas keamanan.

 

 

 

TuntutanUtama

 

Inti aksi ini adalah desakan agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax. Massa menilai kebijakan ini akan semakin membebani daya beli masyarakat yang saat ini masih tertekan secara ekonomi.

 

Tidak hanya dari kalangan demonstran, Komisi Keuangan DPR juga mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lanjutan: kenaikan harga BBM berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa secara umum, yang dapat mendorong laju inflasi meski dalam skala terbatas.

 

 

 

🔜 Aksi Susulan Direncanakan

 

Setelah pembubaran aksi malam itu, koordinator massa menyatakan tidak akan berhenti di situ. Mereka tengah bersiap menyelenggarakan aksi lanjutan untuk terus menyampaikan aspirasi masyarakat agar didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.


Aksi ini menjadi cerminan keresahan masyarakat terhadap dampak kebijakan yang menyentuh hajat hidup orang banyak. Di satu sisi, aspirasi warga perlu didengar dan dibahas secara terbuka; di sisi lain, ketertiban dan keamanan bersama harus tetap dijaga. Diharapkan pemerintah dan pihak terkait dapat segera duduk bersama mencari solusi terbaik yang adil, agar stabilitas ekonomi tetap terjaga tanpa membebani beban rakyat.

 

 

 

Sumber: Liputan Berita Nasional, CNN Indonesia, iNews



Editor : Firman, Z. A Prd

0 comments:

Post a Comment