Tuesday, June 2, 2026

Garuda Muda Hajar Myanmar U - 19 Dengan Skor 3 - 0

 



BinasumutNews


Medan, 2 Juni 2026



🇮🇩 Kalahkan Myanmar 3-0, Nova Arianto Tetap Lakukan Evaluasi Performa Timnas U-19

 

Deli Serdang – Timnas Indonesia U-19 meraih hasil manis di laga pembuka Kejuaraan AFF U-19 2026 atau ASEAN Boys Championship. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, skuad Garuda Muda berhasil menaklukkan Myanmar U-19 dengan skor telak 3-0 pada Senin (1/6/2026) malam. Meski keluar sebagai pemenang, pelatih kepala Nova Arianto mengaku tetap mencatat sejumlah hal yang harus diperbaiki timnya.

 

Dalam pertandingan ini, Nova Arianto memasang strategi menyerang dengan formasi 3-4-3. Posisi penjaga gawang dipercayakan sepenuhnya kepada Dafa Al Gasemi. Di barisan pertahanan, tiga bek utama diisi oleh Fabio Azkairawan, Putu Panji, dan Al Gazani Dwi Sugandi.

 <script async custom-element="amp-auto-ads" src="https://cdn.ampproject.org/v0/amp-auto-ads-0.1.js"> </script>

Sementara itu, lini tengah diisi oleh kuartet tangguh: Eizar Jacob, Nazriel Alfaro, Zinadein Ardyansyah, dan Ibrah Ohorella. Untuk urusan penyerangan, trisula mematikan diturunkan sejak menit awal, yakni Reno Salampessy, Arkhan Kaka, dan Theodore Evan.

 

Jalannya Pertandingan : Kuasai Bola, Butuh Waktu Cari Celah

 

Indonesia langsung berusaha mendominasi sejak peluit pertama berbunyi. Baru menginjak menit ke-2, Reno Salampessy sudah mencoba mengancam gawang lawan dengan tembakannya, namun bola masih melayang sedikit di atas mistar. Ancaman kembali datang pada menit ke-15, lewat tendangan jarak jauh Zinadein Ardyansyah, namun masih belum tepat sasaran.

 

Permainan berjalan cukup alot. Myanmar tampak menerapkan pertahanan rapat dan berlapis, membuat anak-anak asuh Nova Arianto kesulitan menemukan celah berbahaya. Hingga pertengahan babak pertama, kedudukan masih kacamata 0-0.

 

Nova kemudian melakukan langkah taktis pada menit ke-32. Zinadein Ardyansyah ditarik keluar dan digantikan oleh Isfandyar Abdillah. Pergantian ini dilakukan untuk menambah variasi dan kekuatan di sektor tengah agar permainan lebih lancar.

 

Dua menit setelah masuknya pemain baru, tepatnya menit ke-34, Indonesia nyaris unggul. Umpan melambung dari Reno Salampessy disambut sundulan keras Arkhan Kaka, namun sayang bola beruntun membentur tiang gawang dan melambung keluar.

 

Tekunan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Arkhan Kaka yang bergerak lincah di sisi kiri lapangan berhasil melewati kawalan lawan dan melepaskan tembakan akurat yang menembus jala gawang Myanmar. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Garuda Muda hingga babak pertama berakhir.



 Babak Kedua : Dimas Adi Jadi Pahlawan Kemenangan

 

Memasuki babak kedua, Myanmar sempat memberikan kejutan. Berawal dari kesalahan komunikasi dan penjagaan pemain belakang Indonesia, lawan mendapatkan peluang emas pada menit ke-67. Namun, kiper Dafa Al Gasemi tampil tenang dan sigap menepis tembakan lawan, menyelamatkan gawang Indonesia dari kebobolan.

 

Nova Arianto kembali melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Dimas Adi. Keputusan ini ternyata sangat tepat. Masuk di babak kedua, Dimas langsung menjadi kunci serangan. Pada menit ke-78, ia sukses merebut bola dari kiper Myanmar yang ragu-ragu menguasai kulit bundar, lalu dengan tenang mendaratkannya ke gawang kosong. Keunggulan Indonesia makin jauh menjadi 2-0.


Dimas Adi belum puas. Di penghujung pertandingan, tepatnya menit ke-87, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lewat akselerasi cepat, Dimas lolos sendirian menghadapi kiper lawan dan melepaskan tembakan keras yang tak terhalang. Gol ketiga ini menutup kemenangan Indonesia dengan skor 3-0.

 

Nova Arianto : Masih Ada Yang Harus Diperbaiki



Meski menang telak dan mengawali turnamen dengan tiga poin sempurna, Nova Arianto tidak ingin timnya terlena. Di hadapan awak media usai laga, ia menegaskan bahwa evaluasi tetap dilakukan agar performa anak asuhnya makin tajam di pertandingan selanjutnya.

 

"Tetap ada evaluasi, tentunya agar anak-anak bisa lebih baik lagi untuk laga selanjutnya," ujar Nova di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026).

 

Salah satu catatan terbesar pelatih asal Bali ini adalah soal rasa percaya diri para pemain. Menurutnya, penampilan saat bertanding belum secemerlang saat mereka berlatih.

 

"Rasa percaya diri mereka belum maksimal. Tidak seperti ketika mereka latihan. Itu menjadi salah satu yang menjadi catatan kami," jelasnya.

 

Waspadai Kebangkitan Timor-Leste

 

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi teratas Grup A. Selanjutnya, tugas berat menanti saat mereka berhadapan dengan Timor Leste pada Kamis (4/6) mendatang, kembali di Stadion Utama Sumatera Utara.

 <amp-auto-ads type="adsense" data-ad-client="ca-pub-6078094933089856"> </amp-auto-ads>

Timor Leste sendiri sempat kalah 0-3 dari Vietnam di laga pembuka. Namun, Nova mengingatkan anak buahnya untuk tidak meremehkan lawan. Pasalnya, kekalahan pertama justru bisa menjadi bahan bakar semangat untuk bangkit.

 

"Timor Leste tetap kita waspadai karena mereka juga tentunya tak mau kalah lagi. Kebangkitan mereka itulah salah satunya yang harus diantisipasi," pungkas Nova Arianto.



(Firman, Z. A Prd) 

0 comments:

Post a Comment