![]() |
| Ilustrasi pergerakan nilai tukar rupiah dan harga emas logam mulia di pasar keuangan domestik. |
BinasumutNews
Oleh : Admin
RUPIAH SEDIKIT MENGUAT KEBAWAH RP18.000, HARGA EMAS ANTAM TERTAHAN DIPOSISI RP2,6 JUTA/GRAM
MEDAN – BinasumutNews – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) mencatat penguatan signifikan pada penutupan akhir pekan ini, setelah sebelumnya sempat tertekan hingga menembus level psikologis Rp18.150 pada pertengahan pekan. Pergerakan ini turut memberikan dampak langsung pada harga emas di pasar domestik.
DATA TERBARU NILAI TUKAR & HARGA EMAS
Berdasarkan data perdagangan terbaru:
- Kurs BI JISDOR: Menguat tajam ditutup di Rp17.944 per Dolar AS
- Kurs Pasar Spot: Bergerak di kisaran Rp17.921 per Dolar AS
- Harga Emas Antam (1 Gram): Bertahan stabil di Rp2.606.000
- Harga Buyback Emas Antam: Di level Rp2.333.000 per gram (selisih harga beli-jual Rp273.000)
PENYEBAB PENGUATAN RUPIAH
Apresiasi rupiah selama empat hari beruntun ini dipicu oleh rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang berada di bawah ekspektasi pasar. Hal ini meredam kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan suku bunga ketat (agresif) yang bakal diambil oleh Bank Sentral AS (The Fed).
BAGAIMANA PENGARUHNYA TERHADAP HARGA EMAS?
Penguatan rupiah menjadi faktor utama yang menahan kenaikan harga emas dalam negeri, meskipun harga emas dunia bergerak naik:
1. Efek Peredam Alami: Harga emas lokal mengacu pada harga dunia yang dikonversi ke rupiah. Saat rupiah menguat, ia menahan lonjakan harga meskipun emas dunia sempat menyentuh area US$4.000 per ons akibat ketegangan geopolitik di Selat Hormuz.
2. Potensi Koreksi Harga: Jika rupiah terus menguat pekan depan, ada kemungkinan harga emas di butik logammulia maupun Pegadaian mengalami penurunan sedikit.
3. Faktor Penekan Lain: Emas juga tertekan oleh imbal hasil obligasi AS yang tetap tinggi, seiring pernyataan pejabat The Fed yang masih mempertahankan sikap ketat untuk menekan inflasi energi. Secara keseluruhan, harga emas dunia bahkan turun lebih dari 3% sepanjang pekan ini.
Sumber : Rilis Bank Indonesia,data perdagangan pasar valas, Laporan harga logam mulia Antam
BinasumutNews - Berita Terpercaya dari Sumut







0 komentar:
Posting Komentar